Sabtu, 6 Juni 2026

Perhatikan Keberadaan Suku Nage di Ende

Fraksi ini menilai, ada 15 desa yang tergabung dalam Suku Nage. Suku ini merupakan suku

Tayang:
Penulis: PosKupang | Editor: Dion DB Putra

POS KUPANG.COM, ENDE - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten  Ende memberi apresiasi kepada pemerintah kabupaten yang telah menggelar pertemuan dengan para mosalaki di daerah itu, pekan lalu.

Meski demikian, ada beberapa hal yang menjadi catatan fraksi ini, salah satunya adalah keberadaan Suku Nage yang berbatasan dengan Kabupaten Nagekeo. Suku-suku ini patut mendapat perhatian lebih karena merupakan aset daerah.

Fraksi ini menilai, ada 15 desa yang tergabung dalam Suku Nage. Suku ini merupakan suku asli selain Suku Ende dan Lio.
Hal ini dikatakan Hj Silviah Indra Dewa, juru bicara fraksi ini saat membacakan Pandangan Umum Fraksi PAN terhadap Nota Keuangan atas Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Ende Tahun Anggaran 2014 di Gedung DPRD Kabupaten Ende, Rabu (13/8/2014).

Hajah Silviah juga memberi apresasi kepada pemerintah yang telah memberi warna baru dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah itu. Terobosan itu sebagai sesuatu yang positif dan patut ditumbuhkembangkan.

Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) melalui juru bicara Herman Yoseph Wadhi, mengatakan, rapat koordinasi antara pemerintah dan mosalaki  sebagai upaya merealisasikan program strategi pembangunan tiga batu tungku yang tertuang dalam RPJMD 2014 - 2019. Rapat itu  juga sebagai implementasi pengakuan negara terhadap keanekaragaman budaya lokal.
Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Ende mengharapkan agar rapat koordinasi antara para mosalaki (tokoh adat-red) dengan pemerintah tidak sekadar serimonial belaka, namun harus menyentuh substansi  kehadiran para tokoh adat.

Menurut Juru Bicara Fraksi PDIP DPRD, Yustinus Sani,  rakor itu  menjadi ujung tombak dari  aplikasi visi-misi bupati dan Wakil Bupati Ende lima  tahun ke depan.

Sementara Fraksi Demokrat melalui juru bicara Philpius Kami menilai, hadirnya para mosalaki dan ana kalo fai walu) dalam rapat koordinasi sebagai bentuk sinergitas pembangunan yang handal. (rom)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved