Kamis, 4 Juni 2026

Jambu Mete dan Kelapa Sumber Pendapatan Masyarakat Desa Tiwurana

Tanaman perkebunan seperti jambu mete, kelapa dan pisang menjadi sumber pendapatan masyarakat Desa Tiwurana, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada.

Tayang:
Editor: Kanis Jehola

POS KUPANG.COM, BAJAWA -- Tanaman perkebunan seperti jambu mete, kelapa dan pisang menjadi sumber pendapatan ekonomi masyarakat Desa Tiwurana, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada. Rata-rata setiap kepala keluarga (KK) memiliki kebun jambu mete, kelapa dan pisang.

Hal ini disampaikan beberapa warga saat ditemui Pos Kupang di Desa Tiwurana, Selasa (17/6/2014). Mereka mengaku, pendapatan ekonomi masyarakat berasal dari hasil komoditi seperti jambu mete, kelapa dan pisang. Wilayah Desa Tiwurana terletak di pinggir pantai Selatan Kabupaten Ngada. Desa ini baru dimekarkan tahun 2013.

Desa Tiwurana merupakan salah satu desa di Kecamatan Inerie, sebagai daerah penghasil jambu mete, kelapa dan pisang. Penghasilan komoditi tersebut menjadi salah satu sumber pendapatan ekonomi masyarakat.

Arnold Deke, warga Tiwurana, kepada Pos Kupang mengatakan, harga kelapa biji Rp 2.000/buah, kopra Rp 7.000/kg, jambu mete Rp 5.000/kg dan pisang Rp 10.000/tandan.

Ditanya soal kebutuhan dasar, seperti air minum, warga mengatakan, jaringan air minum sudah ada sejak tahun 2013 melalui program PNPM Integrasi. Kehadiran program infrastruktur di wilayah itu merupakan manfaat positif dari pemekaran desa. Setelah desa dimekar, pemerintah desa dan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan program.

Hal itu diakui Kepala Desa Tiwurana, Yohanes Kuba, dalam sambutannya usia dilantik Bupati Ngada Marianus Sae, Selasa (17/6/2014). (jen)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved