Cuaca Buruk di NTT
Korban Badai: Pakaian Saya Hanya di Badan
Tujuh rumah warga di Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang, rusak parah, diamuk gelombang
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Tujuh rumah warga di Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang, rusak parah, diamuk gelombang. Bahkan rumah milik Petrus Mole rata tanah, tak ada barang yang selamat.
Saleah, istri Petrus, ditemui Pos Kupang di rumah saudaranya, Senin (3/2/2014), menuturkan, ''Tidak ada yang tersisa, hanya pakaian di badan. Perabot rumah, kulkas, mesin cuci, kasur, kursi, meja, buku-buku dan pakaian sekolah anak tersapu gelombang. Pokoknya, semua isi di dalam rumah disapu gelombang."
Saleah pasrah atas musibah yang menimpa keluarganya.
''Saya dan suami sudah lapor kepada pemerintah Kelurahan Namosain. Namun belum ada yang datang membantu kami. Kalau dibiarkan seperti ini, kami mau tinggal di mana,'' ujar Saleah.
Ia mengaku sementara ini mengungsi ke rumah keluarga karena tidak memiliki apa- apa lagi. "Yang membuat saya sedih karena anak dan cucu saya sementara tidak ke sekolah," kata Saleah lagi.
Ahmad (32), warga Namosain, mengatakan, tanggul-tanggul penahan ombak di kawasan Pantai Namosain sudah hancur semua dihantam ombak.
"Kalau tidak secepatnya diatasi, dikhawatirkan jika gelombang datang lagi, rumah warga lainnya bisa tersapu gelombang. Pihak kelurahan dan pemerintah kota harus cepat melakukan penanggulangan jangan dibiarkan seperti ini, takutnya rumah warga yang lain akan dihantam ombak juga karena tanggul penahan ombak sudah hancur,'' ujar Ahmad.(jj/rr)