Kamis, 9 April 2026

Warga Kampung Adat Lobo-SBD Dibantai, Satu Tewas Satu Lagi Luka Berat

asus pembunuhan kembali terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Kali ini, satu tewas

Penulis: Alfons Nedabang | Editor: Alfred Dama

POS KUPANG.COM, TAMBOLAKA -- Kasus pembunuhan kembali terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Kali ini, satu tewas dan seorang kritis akibat diserang sekelompok warga ketika korban yang mendendarai sepeda motor hendak masuk ke perkampungan adat Lobo, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Minggu (10/11/2013) sekitar pukul 14.00 Wita.

Korban tewas diketahui bernama Petrus Dairo Lende (45), warga Desa Lombu, Kecamatan Wewewa Tengah. Sedangkan korban luka berat, Tote Dairo (33), warga perkampungan adat Lobo.

Petrus Dairo Lende menderita luka potong pada sekujur tubuh, kepala bagian atas, telinga dan hidung menghembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian, jalan raya Oro - Mananga Aba, sekitar 20 meter dari jalan masuk ke Perkampungan adat Lobo. Sementara, Tote Dairo menderita luka potong di dagu, telinga dan bahu kanan.

Kapolsektif Loura, Kompol YT Goro mengatakan, polisi mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada keributan di perkampungan adat Lobo sekitar pukul 16.26 Wita.

"Ketika polisi turun sampai di sana, pertama temukan sepeda motor. Jalan  naik sedikit, polisi temukan satu mayat," jelas Goro saat ditemui Senin (11/11/2013) pagi.

Dari warga, lanjut Goro, polisi memperoleh informasi bahwa seorang korban luka berat sudah dibawa warga ke Rumah Sakit Caritas untuk mendapat perawatan.*

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved