Jumat, 8 Mei 2026

Sail Komodo 2013

Kebanyakan Hanya Lip Service

Sail Komodo merupakan event berskala internasional yang mestinya meriah

Tayang:
Editor: Agustinus Sape

POS KUPANG. COM, KUPANG -- Sail Komodo merupakan event berskala internasional yang mestinya meriah dan menarik antusiasme warga, khususnya di tempat-tempat yang menjadi destinasi wisatawan.

Namun kenyataannya, Kota Kupang yang merupakan salah satu titik destinasi sepi dan biasa-biasa saja. Sepertinya saat ini tidak ada event apa-apa di NTT. Padahal Sail Komodo itu gaungnya dunia internasional.

Penilaian itu disampaikan salah seorang anggota Komisi B DPRD NTT, Ferry Kaseh, ketika ditemui Pos Kupang di Gedung DPRD NTT, Selasa (30/7/2013).

Ia menilai, suasana Kota Kupang yang biasa-biasa saja dan jauh dari hingar-bingar layaknya even besar lainnya, merupakan bukti betapa panitia kurang persiapan, lebih banyak bicara alias lip service ketimbang melakukan persiapan secara baik.

"Kita jelas kecewa dengan kondisi ini. Ini karena kebanyakan lip service. Lebih banyak ngomong daripada kerja. Saat usul anggaran antusias tapi setelah ada dana, pelaksanaannya tidak ada. Panitia hanya mau habiskan anggaran yang sudah disiapkan," tegasnya.

Kaseh mengungkapkan keheranannya dengan kondisi yang demikian sepi baik secara fisik maupun promosi di media massa. Padahal, dukungan DPRD NTT untuk alokasi anggaran sudah diberikan.

"Kita maunya sukses karena sudah ada dana untuk menyukseskan momen ini. Pada prinsipnya kami di DPRD sangat mendukung. Sejak masih masa vote saja Dewan sudah dukung sampai masuk tujuh besar. Dewan dukung dengan alokasi anggaran," tukas politisi Partai Hanura ini sambil menambahkan bahwa komunikasi dan koordinasi panitia tidak bagus.

Anggota DPRD NTT lainnya, Markus Nubatonis dan Army Konai juga menyampaikan kekesalannya dengan sepinya menyambut even sail komodo kali ini.

Menurut keduanya, panitia di tingkat propinsi tidak siap dengan mencontohkan panitia yang pulang lebih dahulu sebelum peserta sail komodo tiba di Pantai Kupang  sehari sebelumnya.

"Panitia propinsi  juga tidak siap. Masa tamu datang, tuan rumah tidak berada di tempat? Kalau mau bicara kasar, panitia hanya mental belanja," tegas Nubatonis. (roy)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved