Jumat, 8 Mei 2026

Sail Komodo 2013

Duit Jadi Persoalan Utama Sail Komodo

Persiapan acara puncak Sail Komodo yang jatuh pada tanggal 14 September 2013 mendatang belum tuntas

Tayang:
Editor: Alfred Dama

Laporan Wartawan Pos Kupang, Servans Mammilianus

POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO -- Persiapan acara puncak Sail Komodo yang jatuh pada tanggal 14 September 2013 mendatang belum tuntas. Contohnya saja pembangunan panggung utama di Pantai Pede Labuan Bajo belum final walaupun telah memotong sejumlah pohon di tempat itu.

Demikian juga dengan air bersih yang belum mengalir secara merata di Labuan Bajo dan sekitarnya. Salah satu persoalan yang dialami oleh pemerintah setempat adalah masalah duit atau dana yang belum dialokasikan secara pasti oleh Pemerintah Pusat.

Kondisi itu diakui oleh Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar), Maximus Gasa, saat dikonfirmasi wartawan di ruangan kerjanya pada Hari Jumat (26/7/2013). Namun dia menegaskan, bahwa acara puncak Sail Komodo harus berjalan sukses dan harus didukung dengan berbagai cara.

"Kita di daerah ini hambatan utamanya adalah dari aspek pembiayaan, karena kita tidak ada biaya tersendiri untuk persiapan Sail Komodo. Persoalan utama adalah duit. Perinsipnya yaitu dana sail tidak boleh keluar dari APBD. Tetapi yang jelas Sail Komodo merupakan program pusat dan tidak ada pilihan lain kecuali harus sukses," kata Maximus.

Dia menjelaskan, pemerintah Mabar sendiri sudah membentuk panitia Sail Komodo tingkat lokal yang disesuaikan dengan formulasi panitia nasional, yakni terdiri dari 18 bidang kerja.
Hal lain yang dijelaskannya, yaitu tentang panggung utama yang ternyata dibangun tidak permanen.

"Berkaitan dengan panggung, direncanakan pada  Bulan Agustus akan tuntas. Dibangun dengan sistim tidak permanen dan itu merupakan penjelasan dari EO (Event Organizer, Red)," kata Maximus.

Secara terpisah, Wakil Ketua satu DPRD Mabar, John Sipri, meragukan persiapan acara puncak Sail Komodo.

"Persiapan kita sekarang perlu dibenahi, pertama yaitu air minum. Jangan hanya janji-janji melulu, karena nanti kita akan menerima tamu dan membutuhkan air bersih.  Kedua, supaya pemerintah secara terus menerus menertibkan sampah dan menata kota ini. Sebab terus terang saja, Labuan Bajo sekarang sama dengan kampung besar. Tidak nampak wajah kotanya, yang  nampak hanya wajah kampung saja. Seperti kampung besar saja. Sampah dan kebersihan belum diperhatikan secara baik. Ini harus lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah," kata John.

Berkaitan dengan tidak adanya dukungan dana dari APBD Kabupaten Mabar untuk acara puncak Sail Komodo, dia mengatakan bahwa pemerintah sendiri yang tidak mau menganggarkan itu saat rapat pembahasan anggaran 2013 beberapa waktu lalu.

"Memang di APBD tidak dianggarkan karena menurut pemerintah, seluruh anggarannya dialokasikan dari pusat. Waktu pembahasan anggaran kali lalu, DPRD justru sempat menyiunggung anggaran sail. Tetapi jawaban pemerintah saat itu, semua anggaran berasal dari Pemerintah Pusat," kata John yang ditemui di ruangan kerjanya, Senin (22/7/2013).

Dia menegaskan, pemerintah harus mempercepat persiapan acara puncak Sail Komodo termasuk pembangunan panggung utama.*

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved