Pesawat Merpati Gagal Mendarat
KNKT Tiba di Kupang Langsung Investigasi
Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) atau National Transportation Safety Committee (NTSC)
Penulis: maksi_marho | Editor: Alfred Dama
Tim KNKT ini datang menggunakan pesawat Merpati bersama Dirut PT. Merpati Nusantara Airlines, Rudy Setyopurnomo dan tim Kemenetrian Perhubungan RI serta pihak otoritas bandara.
Setelah tiba di Bandara El Tari Kupang, Tim KNKT langsung memulai investigasi dan penyidikannya dengan melihat kondisi bangkai pesawat, mengumpulkan data dan bukti-bukti serta keterangan dari pihak yang terkait termasuk General Manager Angkasa Pura Bandara El Tari Kupang, Imam Pramono. Namun demikian, agar kerja tim KNKT tidak terganggu, para wartawan tidak diijinkan untuk mengambil gambar kegiatan tim KNKT ataupun melakukan wawancara.
General Manager Angkasa Pura Bandara El Tari Kupang, Imam Pramono yang ditemui di Bandara El Tari Kupang, Selasa (11/6/2013) siang, mengatakan, tim KNKT langsung bekerja ketika tiba di Bandara El Tari Kupang. Kemungkinan, dirinya selaku General Manager Angkasa Pura Bandara El Tari Kupang, juga akan diambil keterangan mengenai kejadian hard landing pesawat Merpati tersebut.
"Nanti kalau tim KNKT sudah selesai melakukan pengumpulan bukti-bukti, keterangan dan data-data untuk mencari tahu penyebab pesawat Merpati hard landing baru silahkan wartawan mengkonfirmasi langsung hasil temuan mereka," kata Imam.
Dikatakan Imam, sewaktu hendak mengevakuasi bangkai pesawat pun pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim KNKT yang akan datang ke Bandara El Tari Kupang. Dari hasil koordinasi itu, tim KNKT membolehkan dilakukan evakuasi bangkai pesawat dan yang dibutuhkan tim KNKT adalah foto- foto bangkai pesawat atau kondisi pesawat serta beberapa bukti lainnya yang dibutuhkan termasuk kotak hitam. Selain itu juga tentu akan menghimpun data-data tambahan dan keterangan terkait peristiwa yang menimpa pesawat.*