Rabu, 15 April 2026

Belum Berhasil Dievakuasi, KM Teluk Maumere Masih di Dasar Laut

Kapal Motor (KM) Teluk Maumere yang tenggelam di kolam laut dermaga Pelabuhan Lorens Say Maumere, belum berhasil dievakuasi.

Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Okto Manehat

POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Kapal Motor (KM) Teluk Maumere yang tenggelam di kolam laut dermaga Pelabuhan Lorens Say Maumere, belum berhasil dievakuasi.

Kendati demikian, Kegiatan evakuasi yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Kabupaten Sikka dengan melibatkan tim SAR Maumere dan masyarakat yang berpengalaman dalam hal tersebut terus berupaya selama satu minggu pasca tenggelamnya kapal itu.

Seperti disaksikan Pos Kupang di lokasi tenggelam KM Teluk Maumere, Senin (15/4/2013), sejak pagi hari petugas telah berada dilokasi tersebut untuk memulai kegiatan evakuasi.

Kegiatan evakuasi ini yang semula direncanakan menggunakan gredel untuk mengangkat dibatalkan. Saat ini cara yang dipakai dengan menggunakan drum untuk mengapungkan kapal tersebut.

Petugas yang ada selain berupaya mengikat bodi kapal untuk menahan agar kapal tersebut tidak mengalami kemiringan drastis didalam kolam labuh itu, petugas juga mulai mengikat drum-drum yang telah disediakan di sejumlah bagian bodi kapal itu.

Tekhnik evakuasi kapal dengan cara tradisional atau tekhnik pengapungan drum ini harus dilakukan, sebab di Maumere sendiri tidak memiliki balon apung seperti di Kabupaten Ende yang dipakai untuk kegiatan evakuasi KM. Nusa Damai di Pelabuhan Ipi.

Sementara itu terkait dengan penyebabnya tenggelam kapal tersebut, Kapolres Sikka, AKBP. Budi Hermawan, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Sikka, AKP. Ahmad, SH di Maumere menjelaskan, sejak tenggelam kapal itu polisi telah periksa dua orang.

Kedua orang itu, yakni Nakhoda Kapal, Sius Juang dan Plt. Kadis Dishub Kominfo Kabupaten Sikka, Anis da Rato. Juang diperiksa, saat kapal itu mulai kemasukkan air dirinya masih berada di atas kapal itu, dan Juang itu menyaksikan detik detik tenggelamnya KM. Teluk Maumere.

Sedangkan da Rato juga diminta keterangan, karena pada malam harinya sebelum kapal ini paginya tenggelam yang bersangkutan sekitar jam 10.00 malam masih ke pelabuhan untuk melihat kapal itu.

"Kesimpulan sementara kami berdasarkan data yang dihimpun tenggelam KM Maumere akibat dugaan kebocoran. Namun ini akan jelasnya setelah kapal tersebut telah diangkat. Kami akan periksa fisiknya secara jelas,"tandas Ahmad.

Untuk diketahui KM Teluk Maumere yang tenggelam pada Selasa (9/4/2013) merupakan kapal milik Pemkab Sikka. Kapal pengadaan tahun 2012 ini setelah tiba di Pelabuhan Lorens Say pada 30 April 2012 lalu belum pernah beroperasi. Kapal tersebut saat ini menjadi bahan penyidikan dari Kejaksaan Negeri Maumere karena kualitasnya.*

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved