PDAM Kupang Sehat, Ende Sakit
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kupang sejak tahun 2009 masuk kategori sehat,
Menurut dia, untuk membebaskan lahan masyarakat juga tidak mudah karena harus dibicarkan dengan pemerintah mengingat keterbatasan dana yang dimiliki PDAM Ende. "Sisi administrasi menjadi salah satu penilain dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyatakan bahwa PDAM itu sakit atau sehat," kata Soedarsono.
Dari sisi pelayanan, demikian Soedarsono, mulai membaik, terutama pelayanan air di dalam Kota Ende. "Jika sebelumnya masyarakat terkadang harus mendapatkan jatah air empat hari sekali, sekarang masyarakat bisa menikmati air dua PDAM kali sehari," ujarnya.
Saat ini, lanjut Soedarsono, PDAM Ende memiliki 9 ribu pelanggan. Jumlah tersebut termasuk nomor dua terbanyak di NTT di bawah Kota Kupang. Selain di Kota Ende, PDAM Ende memiliki empat kantor pelayanan di Kecamatan Wolowaru, Maurole, Nangapanda dan Detusoko. Dari empat kecamatan itu hanya dua yang dikategorikan agak sehat, yakni Nangapanda dan Maurole. Dua lainnya masih sakit.
"Kami tidak mencari keuntungan karena yang paling penting pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, kami tetap berusaha memberikan keuntungan," kata Soedarsono. (vel/mar/rom)