Bencana di NTT

Maumere Terancam Rawan Pangan

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Dari Maumere dilaporkan, dengan kerusakan lahan itu warga setempat terancam kelaparan pada musim ini.

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Dari Maumere dilaporkan,  dengan kerusakan lahan itu warga setempat terancam kelaparan pada musim ini. Di satu sisi, warga berharap pemerintah dapat menyalurkan bantuan bibit karena  hujan masih  turun.  

Menurut Kepala Desa (Kades) Runut, Kanisius Petrus ketika dihubungi di Desa Runut, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Minggu (25/3/2012) siang,  kerusakan lahan pertanian ini juga berdampak pada gagal panen dan kekurangan pangan di daerah ini.

Pasalnya, jagung dan padi yang siap panen rata tanah karena diterpa badai dan banjir.

Selain padi dan jagung, Petrus menjelaskan, tanaman perdagangan lain yang dihantam badai, yakni  kakao, kemiri dan mete.

"Yang jelas tanaman perdagangan ini tidak bisa dijual lagi, sehingga perlu ada penanganan pascabencana," kata Petrus.

Kades Petrus juga meminta Pemkab Sikka bersikap jelas dalam rangka menangani bencana di Runut. Jika hanya datang memberi beras dan supermie, maka bantuan itu tidak ada manfaatnya.

"Kalau hanya datang memberi bantuan beras dan supermie itu tidak tepat. Tapi perlu dipikirkan penanganan jangka panjang. Berdayakan masyarakat agar tidak trauma lagi dengan bencana dan bisa memulihkan semangat mereka untuk bekerja. Yang jelas bantuan tanggap darurat belum tiba di desa kami," kata Petrus.

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved