Minggu, 10 Mei 2026

Desa Petleng Pemasok Sayur di Kalabahi

PETLENG adalah nama sebuah desa di Kabupaten Alor. Letaknya di pinggiran Kota Kalabahi, Ibu kota Kabupaten Alor. Jaraknya kurang lebih tujuh kilometer dari jantung Kota Kenari itu.

Tayang:

PETLENG adalah nama sebuah desa di Kabupaten Alor. Letaknya di pinggiran Kota Kalabahi, Ibu kota Kabupaten Alor. Jaraknya kurang lebih tujuh kilometer dari jantung Kota Kenari itu.

Desa ini mudah dijangkau karena letaknya dekat ibu kota kabupaten. Juga tidak jauh dari Mebung, Ibu kota Kecamatan Alor Tengah Utara (ATU). Jalannya beraspal sehingga kendaraan yang masuk keluar desa itu cukup lancar. 
Mata pencaharian warga De-sa Petleng beragam. Ada yang pegawai, wira swasta, tukang, buruh, dan  pedagang. Tetapi 90 persennya adalah petani.

Usaha pertanian masyarakat di desa ini cukup maju, karena didukung lahan dataran tanah yang rata dengan kondisi tanah yang subur. Juga didukung persediaan air yang berlimpah. Infrastruktur irigasi pun dibangun secara rapih, mulai dari hulu bendungan hingga ke pintu-pintu air yang siap membagi ke lahan pertanian masyarakat.

Dengan kondisi tanah yang subur, para petani di desa ini tidak hanya menanam jagung dan padi sebagai makanan pokok. Tetapi juga usaha lainnya. Jika berada di desa ini, kita akan menemukan berbagai jenis sayuran, mulai dari sawi, kangkung, kacang panjang, terung, peria, sayur paku, bayam, lombok dan tomat.
Setiap rumah tangga di desa itu, baik laki-laki maupun pe-rempuan, semuanya mengusa-hakan tanaman sayuran. Sayuran yang ada bukan hanya untuk konsumsi setiap hari, tetapi dijual ke kota untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Pasokan sayur di pasar-pasar di Kota Kalabahi didominasi dari Desa Petleng.
Petani di desa ini tidak hanya menjual kepada papalele yang langsung datang membeli di kebun. Ada juga yang membawa sendiri sayurannya menjual ke pasar. Hal ini biasanya dilakoni ibu-ibu petani. Juga ada laki-laki.

Kepala Dusun II Desa Petleng, Isak Hitengwati, didampingi Ketua RT 07,  Ludin Mamakani, dan warga lainnya, Reza dan Mesakh yang ditemui Pos Kupang di desa itu, Kamis (6/10/2011), mengatakan, dana Rp 250 juta melalui program DeMAM yang disalur-kan kepada kelompok usaha masyarakat di desa itu berjalan secara baik. Penyaluran dana itu menjawab kebutuhan ma-syarakat akan bantuan modal yang selama ini diharapkan.

Isak mengatakan, di dusun-nya  ada dua kelompok usaha dalam program Desa Mandiri Anggur Merah, yakni usaha hortikultura (sayur-sayuran) dan ternak babi. Kedua usaha ini berjalan dengan baik, sejak dana dari program mulai turun tanggal 9 Agustus 2011.

Usaha yang bisa diukur keberhasilannya untuk saat ini, yakni usaha hortikultura. Usaha sayur dengan dukungan dana tersebut ada yang telah panen, dan hasilnya dijual ke pasar-pasar di Kota Kalabahi.

Sayuran yang diusahakan petani di dusun II, yakni sawi, kacang panjang, bayam, tomat, kol, dan jagung. “Modal yang didapat petani langsung dipakai beli bibit, pupuk, obat hama, dan alat penyemprot. Petani bisa kembangkan usahanya dengan bergairah,” kata Isak.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved