Suami Pergok Istri Bermesraan dengan Bule di kamar Hotel
POS-KUPANG.COM, TANJUNGPINANG --- Seorang pria berumur 50 tahun, sebut saja Joni menggerebek istrinya, Yana (nama samaran) sedang berduaan dengan pria asing, warga negara Korea, di sebuah kamar Hotel Comfort.
POS-KUPANG.COM, TANJUNGPINANG --- Seorang pria berumur 50 tahun, sebut saja Joni menggerebek istrinya, Yana (nama samaran) sedang berduaan dengan pria asing, warga negara Korea, di sebuah kamar Hotel Comfort.
Menurut informasi yang diperoleh Tribun, warga Tanjungpinang Timur itu sudah lama mendengar kabar istrinya selingkuh, namun ia tidak memiliki cukup bukti.
Akhirnya, kabar tersebut dapat dibuktikan oleh Joni. Berawal ketika Selasa malam istrinya keluar rumah, Joni pun langsung membuntuti istrinya.
Ternyata kecurigaan Joni mulai terbukti ketika istrinya bertemu dengan seseorang di Kilometer 10, tak jauh dari Comfort Hotel.
Namun Joni tidak mau menangkap langsung perselingkuhan istrinya karena ingin memperoleh bukti yang lebih kuat, dan ia terus mengikuti pasangan selingkuh tersebut.
Hingga akhirnya, Rabu (3/8/2011) dini hari, ia melihat istrinya dan WNA tersebut masuk ke Hotel Comfort, tapi saat itu Joni masih sabar menunggu di luar Hotel Comfort.
Hingga sekitar pukul 05.00 WIB pagi, pasangan selingkuh tersebut tidak kunjung keluar dari hotel. Joni pun mendatangi Mapolsek Tanjungpinang Timur dan mengadukan hal tersebut dan meminta bantuan polisi.
Akhirnya Joni dan beberapa anggota polisi berseragam dan berpakaian preman pun melacak keberadaan istrinya di hotel tersebut.
Setelah mendapatkan kepastian di kamar mana istrinya berada, bersama polisi ia langsung melakukan penggerebekan. Saat digerebek itulah, pasangan selingkuh tersebut hanya menutup tubuhnya dengan handuk, baik si pria Korea itu maupun istri Joni.
Pasangan selingkuh tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Tanjungpinang Timur. Seorang sekuriti Hotel Comfort Tanjungpinang, yang enggan menyebutkan identitasnya, juga membenarkan adanya penggerebekan tersebut.
"Memang ada penggerebekan kemarin, sekitar pukul 07.00 WIB, ada beberapa polisi masuk dan melakukan penggerebekan," ungkapnya.
Sementara itu Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Yerlisaf saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penggerebekan tersebut.
"Penggerebekan sekitar Pukul 07.00 WIB, tapi korban hanya meminta bantuan penggerebekan, dan saat kita tunggu untuk melapor, korban tidak melapor, dan menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan," kata Yerlisaf.