Minggu, 14 Juni 2026

Laporan Wartawan Pos Kupang, Obby Lewanmeru

12 Jam Memaknai Kesengsaraan Yesus

KUPANG, POS KUPANG.Com -- Paskah merupakan kisah sengsara dan kebangkitan Yesus Kristus. Paskah juga merupakan kemenangan dari jalan salib kehidupan.

Tayang:

KUPANG, POS KUPANG.Com -- Paskah merupakan kisah sengsara dan kebangkitan Yesus Kristus. Paskah juga merupakan kemenangan dari jalan salib kehidupan.

Menyadari hal itu, Badan Pengurus (BP) Pemuda GMIT Jemaat Syalom, Airnona, Kota Kupang menggelar drama semalam suntuk mengenang sengsara Yesus sampai kematianNya di kayu salib.

Drama bertema "12 Jam Kesengsaraan Yesus Via Dolorosa",  diperankan oleh 200 orang yang terdiri atas pemuda-pemudi GMIT Syalom Airnona, dibantu oleh sejumlah muda-mudi dari Gereja St. Yoseph dan Gereja Kemah Ibadat.

Drama berlangsung di Lapangan Sepakbola Batuplat, Kamis (21/4/2001) malam. Drama ini dimulai pukul 22.00 Wita dan berakhir di Gereja Syalom Airnona pukul 07.30 Wita. Dihadiri oleh kurang lebih 1.000 umat kristiani baik dari Kelurahan Batuplat, Bakunase I, Bakunase II dan Airnona.

Drama panjang yang disutradai oleh Erenst Blegur, ini tidak menyurutkan umat untuk mengikuti prosesi mulai dari awal hingga akhir. Bahkan saat penyaliban, beberapa jemaat sempat pingsan karena tidak tahan melihat sengsara yang dialami Yesus.

Efraim Benyamin Djara Dima memerankan Yesus,  Yudas diperankan oleh Baron Lay, Pilatus diperankan oleh Rano Ikalor, Permaisuri Pilatus dilakoni oleh Nola Lerick, Herodes diperankan oleh Veky Loblobly,  Kayafas diperankan Elkana Leba. Bertindak sebagai Imam Besar,  Echon Huru, Donny Pa dan Febry Bajang, dan sebagai Panglima, Yudi  Pa.

Pada awal drama sebagai etape pertama, Tuhan Yesus berkhotbah di depan orang banyak, perjamuan paskah, Yudas bersekongkol dengan Kayafas dan Imam Besar untuk menjual Tuhan Yesus dengan 30 keping perak hingga penangkapan Tuhah Yesus.

Drama ini berlangsung khusuk karena semua yang dilakoni benar-benar seperti apa yang tertulis dalam Alkitab.

Usai penangkapan, perjalanan dimulai dari Lapangan Batuplat melewati Oetona. Di wilayah ini Yesus diperhadapkan pada Herodes dan dikenakan pakaian kebesaran kemudian diolok-olok. Dan diserahkan kepada Pilatus. Warga yang turut meyaksikan drama ini pun ada yang sedih dan histeris.

Tiba di Naikoten I, Tuhan Yesus dicambuk di depan rakyat Yahudi, kemudian diputuskan untuk disalibkan dan Barabas dibebaskan.

Melewati Jalan El Tari I, Yesus melewati masa kesengsaraan hingga tiba di Mapoli, Tuhan Yesus jatuh karena beratnya salib yang dipikulNya. Setiba di Kolam Airnona, Tuhan Yesus sempat jatuh kemudian diberi minum oleh Maria, Ibu Yesus.

Kembali ke Batu Putih, Kelurahan Bakunase, Tuhan Yesus yang sudah memikul salib dan sengsara itu rupanya tidak sanggup lagi, sehingga Simon dari Kirene mengganti Yesus untuk memilkul salib.

Selanjutnya Yesus memasuki wilayah Tengkorak lalu menuju ke gereja GMIT Syalom.

Sekitar pukul 06.00 Wita, Yesus dipersiapkan untuk disalibkan bersama dua penyamun.  Sepanjang perjalanan ini dikawal ketat oleh aparat kepolisian, baik dari Polda NTT maupun Polres Kupang Kota.

Saat penyaliban, ada sejumlah jemaat yang sempat menangis histeris, bahkan pingsan. Bukan karena takut, melainkan merasa terharu dengan Tuhan Yesus yang mau mati atau rela berkorban demi umatNya.

Jemaat yang hendak melakukan ibadah Jumat Agung di GMIT Syalom Airnona histeris, bahkan ada jemaat yang selama ini tidak rajin beribadah langsung tersungkur di bawah salib Yesus untuk berdoa.   Dalam Paskah, kematian Yesus menunjukkan solidaritas terhadap  setiap bentuk kehinaan, duka, derita, dan kecemasan manusia.

Ketua BP GMIT Syalom, Erenst Blegur mengatakan,  drama yang dibuat itu untuk memberi refleksi kepada umat manusia, terutama umat Kristiani tentang sengsara Yesus sebelum Dia mati.  "Kenapa Tuhan Yesus tidak mati langsung, tetapi  harus menderita. Dia menderita untuk menebus dosa semua manusia," ujarnya.

Blegur mengatakan, kematian Yesus harus dimaknai oleh umat Kristiani sebagai suatu penyucian dosa. Dan, yang lebih adalah kesengsaraan Yesus sebelum mati di salib.
                                           
Editor sipri seko

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved