Laporan Kanis Lina Bana
Sapi Merumput di Sisi Runway
RUTENG, Pos-Kupang.Com - Ternak sapi dan kerbau berkeliaran bebas merumput di sekitar landasan pacu (run way) Bandara Frans Sales Lega, Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai. Setiap kali pesawat mau mendarat (landing) atau lepas landas (take off), petugas bandara harus pontang-panting mengusir sapi agar tidak melintas di landasan pacu.
RUTENG, Pos-Kupang.Com - Ternak sapi dan kerbau berkeliaran bebas merumput di sekitar landasan pacu (run way) Bandara Frans Sales Lega, Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai. Setiap kali pesawat mau mendarat (landing) atau lepas landas (take off), petugas bandara harus pontang-panting mengusir sapi agar tidak melintas di landasan pacu.
Petugas bandara pun harus rutin memeriksa kondisi landasan pacu bandara agar selalu bersih dari kotoran ternak seperti kotoran sapi atau kerbau, yang bisa membahayakan saat pesawat mendarat atau lepas landas. Jika ada kotoran maka petugas bandara harus membersihkannya.
Pantauan Pos Kupang, Kamis (17/2/2001), sekitar 25 lima ekor sapi dan tiga ekor kerbau sedang merumput di sekitar landasan pacu bandara. Semua ternak itu tidak diikat tetapi dibiarkan bebas berkeliaran. Kotoran ternak terlihat berserakan di sekitar landasan pacu.
Selain itu, ada jalan masuk bagi penduduk yang bepergian ke ladang melintasi samping landasan pacu bandara.
Kepala Bandara Frans Sales Lega, Bambang Samudra mengatakan, petugas bandara selalu mengusir ternak-ternak itu sebelum pesawat mendarat atau lepas landas. Sedangkan kotoran hewan yang ada di landasan pacu dibersihkan pada malam hari agar pagi hari pesawat bisa mendarat dengan baik.
"Setiap hari saya kerahkan dua petugas untuk menjaga dan mengusir kawanan ternak itu. Sementara kotoran ternak dibersihkan malam hari. Meskipun ada kendala tapi petugas tetap bekerja maksimal sebab prinsipnya keselamatan penumpang dan penerbangan harus diutamakan," jelasnya.
Selain mengusir hewan dan membersihkan kotoran ternak, pihak bandara sudah mengajukan surat kepada kelurahan dan kecamatan agar menertibkan hewan milik warga ini. Namun sampai saat ini kendala itu selalu muncul setiap hari.
Untuk meminimalisirkan ternak berkeliaran, petugas selalu berada di tempat meski tidak ada pesawat yang mendarat. Dia menjelaskan, upaya yang dilakukan ini demi mengamankan landasan pacu secara permanen.
Dia mengaku sudah mengajukan permohonan untuk membuat pagar bandara namun belum diakomodir pemerintah pusat. (lyn)