Laporan Petrus Piter

Gubernur Diminta Turunkan Tim

WAIBAKUL, Pos-Kupang.Com---Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah meminta Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya menurunkan tim untuk menyelesaikan persoalan batas wilayah antara Kabupaten Sumba Tengah dengan Kabupaten Sumba Barat.

WAIBAKUL, Pos-Kupang.Com---Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah meminta Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya  menurunkan tim untuk menyelesaikan persoalan batas wilayah antara Kabupaten Sumba Tengah dengan Kabupaten Sumba Barat.

Beberapa titik perbatasan wilayah rawan  terjadi konflik antarwarga sperti antara wilayah Kecamatan Katikutana Selatan dengan wilayah Kecamatan Wanokaka; perbatasan wilayah Kecamatan Katikutana dengan wilayah Kecamatan Loli dan Kecamatan Mamboro dengan wilayah Kecamatan Tanah Righu.

Demikian disampaikan Asisten I Setda Sumba Tengah, Drs. Chris Umbu Riada, di ruang kerjanya, Jumat (18/2/2011).

Tahun lalu, katanya, Bupati Sumba Tengah, Drs. Umbu Sappi Pateduk telah mengadakan pertemuan bersama Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat, Julianus Pote Leba dan Toda Lero Ora, S.H membahas masalah batas antar wilayah kedua kabupaten.

Mereka menyepakati titik batas dua wilayah yang ada. Namun dialog seperti itu perlu dilanjutkan hingga mencapai kesepakatan penyelesaian akhir terhadap batas wilayah kedua kabupaten.

Pemda Sumba Tengah, demikian Umbu Riada, berencana mengadakan pertemuan dengan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, dan Reko Deta untuk membahas batas kedua wilayah.
Penyelesaian batas wilayah antarkabupaten wilayah ini mendesak diselesaikan agar suasana kehidupan warga di perbatasan berjalan aman.

Memang selama ini kehidupan warga di perbatasan berjalan kondusif. Hanya saja ke depan diperlukan tindakan cepat oleh Pemerintah Propinsi NTT untuk  menurunkan tim guna melakukan pembicaraan penyelesaian batas wilayah antarkabupaten. (pet)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved