Laporan Jumal Hauteas

Jabatan Bupati Lembata Segera Berakhir

LEWOLEBA, Pos-Kupang.Com -- Masa jabatan Bupati Lembata, Drs. Andreas Duli Manuk dan Wakil Bupati Lembata, Drs. Andreas Nula Liliweri akan segera berakhir.

LEWOLEBA, Pos-Kupang.Com -- Masa jabatan Bupati Lembata, Drs. Andreas Duli Manuk dan Wakil Bupati Lembata, Drs. Andreas Nula Liliweri akan segera berakhir.

Karena itu, keduanya harus segera mempersiapkan laporan pertanggungjawaban akhir masa jabatan 2006-2011.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Lembata, Yoseph Meran Lagaour, S.Ikom, di ruang rapat bupati, Jumat (4/2/2011).

Hadir utusan fraksi DPRD Lembata, yakni  Fraksi PDIP, Felisianus Corpus, Ketua Fraksi Kemudi, Antonius Loli Ruing, Fraksi Partai Golkar, Linus Beseng, Simon Beduli, dan Piter Gero, dan Partai Demokrat, Anton Gelat.

Sementara dari pihak pemerintah, hadir Bupati Lembata, Andreas  Manuk didampingi Sekda Lembata, Drs. Petrus Toda Atawolo, Kepala Bappeda, Ir. Siprianus Meru, Kepala Dispenda dan PPKAD, Drs. Aloysius Buto, Kabag Humas, Irenius Suciadi, S.H serta undangan.

Pada kesempatan itu, Meran menyerahkan surat dari DPRD Lembata Nomor 131/26/DPRD.KAB/LBT/2011, tanggal 4 Februari 2011, perihal pemberiahuan berakhirnya masa jabatan kepada Bupati Lembata,  Andreas  Duli Manuk. Hal ini sesuai  amanat PP/6/2005 yang menyatakan pemberitahuan DPRD kepada kepala daerah mengenai berakhirnya masa jabatan.
Pemberitahuan dilakukan tertulis lima bulan sebelum berakhirnya masa jabatan kepala daerah.

Karena itu, dengan mempertimbangkan waktu berakhirnya masa jabatan bupati dan wakil bupati Lembata masa jabatan 2006-2011, yang berakhir 4 Agustus 2011 mendatang, lima bulan yang disyaratkan dalam ketentuan PP/6/2005, jatuh pada Jumat (4/2/2011).

Karenanya, dalam masa waktu tersisa, DPRD mengharapkan, pemerintah, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Lembata, dapat menyelesaikan berbagai pekerjaan dan urusan, sebelum mengakhiri masa jabatannya, sebagaimana disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bupati Lembata, Drs. Andreas Duli Manuk mengatakan banyak kegagalan dalam masa kepemimpinannya. Namun hal ini, menurut dia, menjadi bahan pembelajaran untuk dapat membangun Lembata menjadi lebih baik ke depan oleh kepala daerah dan wakil kepala daerah yang baru yang akan dilantik  4 Agustus 2011.

"Kita tidak akan pernah berusaha melakukan hal yang lebih baik jika kita tidak memiliki referensi mengenai kegagalan yang pernah kita alami. Pepatah Cina mengatakan, bolehlah kita berlari  seribu langkah, tapi semuanya harus dimulai dengan tapak kaki pertama. Bisa saja apa yang saya lakukan selama 10 tahun memimpin Lembata hanya mampu membawa Lembata berjalan 10 langkah. Kita berharap pemimpin yang baru dapat membawa Lembata lebih baik dari yang sudah saya lakukan," tegas Manuk. (bb)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved