Laporan Kanis Lina Bana
Keong Racun Serang Padi di Reok
RUTENG, Pos-Kupang.Com- -- Puluhan hektar lahan sawah di wilayah Kelurahan Reo, Baru, Mata Air dan Desa Salama, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai rusak akibat diserang keong beracun. Serangan hama ini terus meluas ke lahan persawahan di wilayah itu.
RUTENG, Pos-Kupang.Com- -- Puluhan hektar lahan sawah di wilayah Kelurahan Reo, Baru, Mata Air dan Desa Salama, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai rusak akibat diserang keong beracun. Serangan hama ini terus meluas ke lahan persawahan di wilayah itu.
Saleh Anwar, Anton Jeradu, dan sejumlah warga menyampaikan hal itu kepada Pos Kupang melalui telepon seluler dari Reo ke Ruteng, Senin (31/1/2011).
Mereka menyampaikan persoalan serangan hama ini karena khawatir dengan serangan hama yang terus meluas dan mengancam tanaman padi di wilayah itu.
Menurut mereka, sejak padi ditanam warga langsung diserang keong beracun. Petani lalu kembali menanam sambil membersihkan keong itu dengan cara manual. Namun serangan keong racun terus mengganas dan meluas. Bahkan petani sudah tiga kali menanam, namun mendapat serangan hama yang sama
itu.
"Kami sudah tiga kali tanam, tapi selalu diserang keong racun. Keong sudah kami pungut dan dibiarkan di jalan raya agar kendaraan bisa gilas," kata mereka.
Mereka mengaku para petani sudah melaporkan ke PL dan UPL setempat. Petugas telah melanjutkan laporan serangan hama ini kepada pemerintah pusat, namun sampai saat ini belum ada reaksi untuk menangani adanya serangan hama itu.
Jika tidak ada upaya pemberantasan, maka petani di Reok terancam mengalami gagal tanam. "Kita berharap secepatnya ditangani petugas dari instansi teknis. Sebab upaya yang kami lakukan tidak berhasil," kata mereka.
Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Manggarai, Vinsen Marung belum berhasil ditemui. (lyn)