Breaking News

Laporan Maxi Marho

Abrasi Ancam Pantai Nemberala

BA'A, Pos-Kupang.Com -- Pantai wisata Nembrala di Desa Nemberala, Kecamatan Rote Barat yang selama ini terkenal dengan debur ombaknya, saat ini terancam abrasi. Bahkan, pohon kelapa milik warga yang ada di pesisir pantai di wilayah itu terkikis air laut sehingga nyaris tumbang.

BA'A, Pos-Kupang.Com -- Pantai wisata Nembrala di Desa Nemberala, Kecamatan Rote Barat yang selama ini terkenal dengan debur ombaknya, saat ini terancam abrasi. Bahkan, pohon kelapa milik warga yang ada di pesisir pantai di wilayah itu terkikis air laut sehingga nyaris tumbang.

Pantauan Pos Kupang di pantai wisata Nembrala-Rote Barat, Jumat (19/1/2011) siang, pantai wisata yang terkenal karena  pantainya yang  indah dengan debur ombak menawan sehingga cocok untuk berselancar, mulai tergerus air laut.

Di pantai ini  pun sudah dibangun hotel dan restaurant baik milik warga pribumi seta milik pengusaha asing. Banyak turis dari luar negeri datang berwisata ke Pantai Nemberala yang disatukan dengan kawasan pantai wisata Bo'a berjarak sekitar 6 km ke selatan  pantai wisata Nemberala.

Para turis umumnya berkunjung ke Nemberala untuk berselancar (surfing) sehingga jika terjadi abrasi maka tentu akan mengganggu keindahan pantai tersebut.

Seperti disaksikan, selain akar pohon kelapa ada yang terkikis ombak, tanaman sejenis rumput di pesisir pantai juga hilang ditelan ombak.  Tembok penahan gelombang sepanjang kira-kira 60 meter yang dibangun pemerintah beberapa tahun lalu dekat Pantai Nemberala terlihat semakin tinggi karena pasirnya telah terkikis air laut.

Soleman, seorang warga ditemui di Pantai Nemberala, mengatakan, tembok penahan gelombang sudah dibangun pemerintah sejak tahun 2003.

 "Memang saat ini mulai terjadi abrasi pantai akibat gelombang laut yang tinggi. Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah supaya keindahan pantai Nemberala tidak hilang," kata Soleman.

Meski belum terlalu parah, kata Soleman, keindahan Pantai Nemberala harus dijaga agar tetap memberi kenyamanan bagi  pengunjung atau turis yang datang ke Pantai Nemberala.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rote Ndao pun diharapkan  perlu berkoordinasi dengan instansi teknis untuk melakukan penanganan di kawasan pantai ini seperti membangun pemecah gelombang dan lainnya karena Pantai Nemberala merupakan
salah aset wisata Pemda Rote Ndao. (mar)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved