Laporan Petrus Piter
8 Pol PP Disambut Bagai Pahlawan
WAIBAKUL, Pos-Kupang.Com -- Ribuan warga Kabupaten Sumba Tengah (Smteng) memadati ruas jalan raya Anakalang-Waibakul, Ibukota Kabupaten Sumba Tengah hingga perbatasan wilayah Kabupaten Sumba Barat, Senin (10/1/2011).
WAIBAKUL, Pos-Kupang.Com -- Ribuan warga Kabupaten Sumba Tengah (Smteng) memadati ruas jalan raya Anakalang-Waibakul, Ibukota Kabupaten Sumba Tengah hingga perbatasan wilayah Kabupaten Sumba Barat, Senin (10/1/2011).
Mereka menyambut kedatangan delapan anggota Satuan Polisi Pamong Praja yang dikeluarkan dari sel tahanan Polres Sumba Barat, setelah hakim PN Waikabubak mengabulkan gugatan praperadilan ke-8 anggota Pol PP Sumteng terhadap Kapolres Sumba Barat.
Ke-8 anggota Satpol PP ini ditahan di sel Polres Sumba Barat sejak tanggal 19 Desember 2010 lalu. Ke-8 anggota Satpol PP ini disambut ribuan warga Sumba Tengah bak pahlawan yang baru memenangkan peperangan di medan laga.
Saat keluar dari Mapolres Sumba Barat, ke-8 anggota Pol. PP dikawal puluhan kendaraan dinas milik Pemda Sumba Tengah dan ratusan motor menuju ke wilayah Sumba Tengah.
Di wilayah perbatasan Sumba Barat menuju Sumba Tengah, sudah menunggu pula ratusan sepeda motor yang siap menjemput dan mengarak ke-8 Pol PP di sepanjang jalan lintasan jalan negara menuju kediaman Umbu Neka Jarawoli, tempat berlangsungnya seremoni adat di Waibakul, Kabupaten Sumba Tengah. Perjalanan Waikabubak-Waibakul biasanya ditempuh satu jam, namun pengendara harus rela bersabar menempuh selama 2,5 jam.
Di kediaman Umbu Neka Jarawoli yang juga anggota DPRD Sumba Tengah dilangsungkan acara adat yang diawali acara pengalungan kain oleh Wakil Bupati Sumba Tengah, Umbu Dondu, BBA.
Isak tangis kaum keluarga, juga kaum ibu dan sejumlah anggota Satpol PP serta pegawai tak terbendung saat menyambut kedatangan delapan anggota Pol PP tersebut.
Bahkan terlihat sejumlah pejabat Sumteng tak kuasa menahan air mata menyaksikan betapa bahagianya keluarga delapan anggota Pol PP melepas rindu menyambut kedatangan anak-anaknya.
Wabup Sumba Tengah, Umbu Dondu, menyampaikan terima kasih atas perjuangan berbagai pihak dalam mendukung perjuangan Pemda Sumba Tengah membebaskan delapan anggota Pol PP dari sel tahanan Polres Sumba Barat.
Wabup Umbu Dondu juga mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai karena masih menjalani proses pidana sebagaimana tengah ditangani penyidik Polres Sumbar saat ini.
Dalam kesempatan itu, warga minta agar proses pidana tidak hanya kepada delapan anggota Pol PP, tapi juga terhadap oknum aparat Polres Sumba Barat yang diduga melakukan penganiayaan terhadap ke-8 anggota Satpol PP saat penangkapan maupun selama ditahan di Polres Sumbar.
Keluarga menyatakan mendukung langkah Pemda Sumba Tengah dan pengacaranya memproses perlakuan aparat Polres Sumba Barat yang menganiaya anak-anak mereka saat ditangkap. Acara ini berakhir pukul 02.00 dini hari. (pet)