Laporan Maxi marho
Lima SP3 Ditugaskan di Lobalain
BA'A, Pos Kupang.Com - Lima orang tenaga Sarjana Penggerak Pembangunan Pedesaan (SP3) Angkatan II ditugaskan di lima desa di Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Mereka diharapkan bisa menjadi motivator dan penggerak pembangunan di desa.
BA'A, Pos Kupang.Com - Lima orang tenaga Sarjana Penggerak Pembangunan Pedesaan (SP3) Angkatan II ditugaskan di lima desa di Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Mereka diharapkan bisa menjadi motivator dan penggerak pembangunan di desa.
Hal ini disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Rote Ndao, Ernest Sula, S.Pd ketika ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (24/7/2010).
Menurut Ernest, tenaga SP3 merupakan tenaga kontrak dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Propinsi NTT yang ditugaskan di Rote Ndao.
"Tenaga SP3 yang dikirim ke Rote Ndao ada lima orang dan mereka ditempatkan di lima desa, yakni Desa Kolobolon, Oematamboli, Oelunggu, Helebeik dan Desa Kuli. Penempatan lima tenaga SP3 dan pelepasan telah dilakukan Asisten II Sekab Rote Ndao, Drs. Sonny Sayd, pekan lalu," kata Ernest.
Dikatakannya, disiplin ilmu tenaga SP3, yakni sarjana ekonomi, sarjana sodial, sarjana teologi dan sarjana pertanian. Para sarjana ini dikontrak Pemerintah Propinsi NTT sebagai tenaga SP3 karena memiliki kemampuan untuk membantu pemerintah desa dalam menggerakkan pembangunan di desa.
"Ilmu pengetahuan yang dimiliki tenaga SP3 sangat
bermanfaat bagi masyarakat. Dan masyarakat di desa tempat tenaga SP3 ditugaskan itu menyambut baik kehadiran tenaga SP3 itu. Jika pemerintah desa dan masyarakat setempat benar-benar memanfaatkan kehadiran tenaga SP3 tentu akan ada dampak positifnya bagi pembangunan di desa. Apalagi tenaga SP3 ini semuanya adalah putra Rote
Ndao yang menjadi tenaga SP3 melalui proses seleksi
di Dinas PPO NTT. Mereka menjadi lebih mudah berbaur dan mendekatkan diri dengan masyarakat," jelasnya.
Dia menambahkan, Pemkab Rote Ndao berharap Pemprop NTT menambah jumlah tenaga SP3 untuk ditempatkan di Rote Ndao. (mar)