Laporan Petrus Piter

Pasar Anakalang Perlu Direlokasi

WAIBAKUL, Pos Kupang.Com---Warga di Kabupaten Sumba Tengah (Sumteng) mendesak pemerintah agar segera merelokasi Pasar Anakalang yang merupakan satu-satunya pasar yang ada di Waibakul, Ibukota Kabupaten Sumteng.

WAIBAKUL, Pos Kupang.Com---Warga di Kabupaten Sumba Tengah (Sumteng) mendesak pemerintah agar segera merelokasi Pasar Anakalang yang merupakan satu-satunya pasar yang ada di Waibakul, Ibukota Kabupaten Sumteng.

Keberadaan pasar ini dinilai sudah tidak layak lagi. Hal itu selain karena lahan yang ada di pasar sempit mengakibatkan para pedagang terkadang berjualan hingga menutup badan jalan raya. Kondisi ini sering menimbulkan kawasan di pasar ini sangat semrawut apalagi berada di tengah kota. Juga pasar ini kondisi memprihatinkan.

Beberapa warga Anakalang ditemui Pos Kupang di Waibakul, ibu kota Kabupaten Sumba Tengah,  Selasa (11/5/2010), yakni Adreas Galimara, Edy Lodja, Wempy Lodja,Umbu Andi dan Umbu Ranja Lakigela mengatakan, pemerintah mesti  membangun pasar baru yang layak untuk mengakomodir para pedagang yang selama ini beroperasi di Pasar Anakalang. Pasalnya kondisi pasar sudah tak layak apalagi berada di tengah kota dengan kondisi lahan pasar yang sempit dan semrawut.  "Pemerintah perlu merelokasi pedagang ke pasar baru yang lebih layak," kata Edy Lodja, seorang pengusaha yang domisili di Desa Wairasa.

Andreas menambahkan,  masyarakat di kabupaten ini optimis  upaya pemerintah membangun Sumba Tengah ke arah lebih baik akan berhasil.

Informasi yang diperoleh, dalam pertemuan bersama pemerintah dan masyarakat serta dewan belum lama ini di gedung DPRD Sumba Tengah dimana pemerintah akan membangun pasar yang lebih layak untuk mengakomodir pedagang yang selama ini berjualan di Pasar Anakalang.

Kondisi Pasar Anakalang sudah tak cocok lagi karena berada di tengah kota dengan kondisi semrawut dan lahan pasar yang sempit menambah buruknya wajah kota ini.

Respon aspirasi
Edy Lodja berharap pemerintah merespons aspirasi warga  membangun pasar yang layak demi meningkatkan perkembangan ekonomi Sumba Tengah.

"Lahan pasar yang ada sebaiknya dibangun pertokoan demi menyediakan bahan kebutuhan pokok dan bahan bangunan bagi  masyarakat Sumba Tengah. Pasalnya, selama ini hampir semua bahan kebutuhan pokok dan bahan bangunan warga di kota ini selalu membelinya di Kota Waikabubak, Ibukota Kabupaten Sumba Barat," tamba Andreas.

Sementara Umbu Andi,  tokoh masyarakat Sumba Tengah salah satu penggagas pembentukan Sumba Tengah, menambahkan selama ini pelayanan pemerintahan sudah lebih baik karena akses pelayanan pemerintahan dan pembangunan sudah lebih dekat ketimbang saat masih bergabung dengan induk Kabupaten Sumba Barat.

Karena itu, pihaknya  berharap pemerintah terus meningkatkan pembangunan di Kabupaten Sumba Tengah agar lolos dari evaluasi Depdagri. Dan yang paling penting saat ini bagaimana upaya pemerintah mensejahterakan rakyat. Sebab tujuan utama pemekaran adalah mendekatkan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Umbu Ranja Lakigela mengatakan,  relokasi Pasar Anakalang merupakan harapan masyarakat Sumba Tengah khususunya para pedagang. Sesuai informasi yang diperoleh, pemerintah dalam tahun ini akan membangun pasar yang layak. Karena itu pihaknya berharap pembangunan pasar segera terealisasikan agar Sumba Tengah memiliki pasar yang layak dengan menyediakan kebutuhan masyarakat secara memadai dan wajah kota ini akan lebih baik. (pet)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved