Laporan Jumal Hauteas
Warga Tiga Desa di Sikka Masih Terisolasi
MAUMERE, PK -- Warga tiga desa di Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka hingga saat ini masih terisolasi. Kondisi ini disebabkan fasilitas jalan ke desa di daerah itu sangat buruk sehingga sulit bagi masyarakat untuk memasarkan hasil pertaniannya.
Pantauan Pos Kupang, Jumat (19/3/2010), tiga desa yang masih terisolasi adalah Desa Bhera, Desa Gera, dan Desa Liakutu, dengan kondisi jalan yang sulit dilalui kendaraan.
Jalan sepanjang kurang lebih delapan kilometer di Desa Gera masih berupa tanah ditambah topografi alam curam sehingga sulit dilalui kendaraan roda empat. Sepeda motor yang melintasi ruas jalan tersebut juga harus ekstra hati-hati saat hujan.
Warga Dusun Gera II, Rosmunda Diro (43), dan Markus Ferdinandus (35), di temui Pos Kupang, di ruas jalan desa tersebut mengungkapkan kerinduan mereka agar pemerintah memberikan perhatian berupa pembangunan jalan ke daerah itu. Salah tujuan pembangunan jalan untuk mempermudah transportasi bagi masyarakat setempat ke Mego dan ke Kota Maumere, Ibu kota Kabupaten Sikka.
"Kami berharap pemerintah di tingkat atas untuk dapat melihat kondisi jalan ini agar diperbaiki. Kami sangat kesulitan ke Mego maupun ke Maumere terutama pada musim hujan. Kondisi jalan sangat licin. Mobil tidak bisa masuk karena tanjakan terlalu tinggi hampir 1 km," jelas Markus.
Diro dan Markus mengaku, sering mengikuti kegiatan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) di tingkat desa dan mengusulkan pembangunan jalan itu bersama aparat desa. Usul itu selalu gagal bersaing di tingkat kabupaten, sehingga pengerjaan jalan tersebut belum pernah tersentuh.
"Ada sedikit rabat ditanjakan di bawah dikerjakan dengan dana pemerintah. Lainnya dikerjakan dari dana PNPM yang dulu masih PPK. Jalan hanya beberapa ratusan meter dikerjakan," tutur Diro dibenarkan Markus.
Salah seorang guru SMPN 2 Mego, Mentissia Sara (26), secara terpisah mengeluhkan kondisi jalan tersebut karena mereka sangat sulit ke Maumere jika mendapat tugas dari sekolah. Misalnya, untuk mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (PPO) Kabupaten Sikka seperti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). (bb)