TOPIK
Bentrokan Adonara
-
Ketua DPRD NTT Minta Gubernur Tuntaskan Kasus Adonara
Ketua DPRD NTT, Ibrahim Agustinus Medah meminta agar pemerintah untuk segera menuntaskan konflik di Adonara,
-
Ini Hasil Sweeping di Lokasi Bentrokan Adonara
im gabungan jajaran Polda NTT terus menggelar sweeping di beberapa lokasi daerah yang bertikai di Adonara, Kabupaten Flores Timur
-
Polisi Terus Sweeping di Lokasi Bentrok di Adonara
Tim gabungan jajaran Polda NTT terus menggelar sweeping di beberapa lokasi daerah yang bertikai di Adonara, Kabupaten Flores Timur.
-
Gubernur NTT: Pegang Sajam, Tangkap dan Tahan Mereka
Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, meminta aparat keamanan harus tegas menangani konflik warga Lewonara dan Lewobunga
-
Pisau Dapur Disweeping
Aparat Kepolisian Resor (Polres) Flores Timur (Flotim) bersama Kodim 1624/Flotim berhasil men-sweeping senjata tajam
-
Rabu Pagi Perang Lagi di Adonara
Hari kedua, Rabu (14/11/2012), sekitar pukul 06.00 Wita, perang antara warga Lewonara dan Lewobunga
-
Polisi Sita Ribuan Anak Panah di Wilayah Bentrok Adonara
Aparat kepolisian gabungan jajaran Polda NTT berhasil menyita ribuan anak panah selama sweeping dua hari Rabu (14/11/2012)
-
Satu Korban Terkena Panah Dilarikan ke RSUD Lewoleba
Salah satu korban perang tanding antara warga Lewonara dan Lewobunga, Adonara Timur dilarikan ke RSUD Lewoleba
-
Aktor Intelektual Bentrokan Adonara Disinyalir dari Jakarta
Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) NTT mengendus aktor intelektual di balik perang tanding Lewonara dan Lewobunga
-
Ini Kronologis Bentrokan Adonara
Perang tanding jilid III pecah di Adonara, Flores Timur, Selasa (13/11/2012). Warga Lewonara dikepung dan diserang
-
Bupati Flotim: Sepertinya Kami Dijebak
Bupati Flores Timur, Yoseph Lagadoni Herin, S.Sos mengatakan, pemerintah telah berupaya optimal dengan turun
-
Ini Korban Luka Bentrokan di Adonara
Satu orang warga tewas dan 13 orang lainnya mengalami luka berat dan ringan usai melakukan paha kemaha atau penetapan
-
Adonara Rusuh Lagi, Satu Tewas 19 Luka, Dua Truk Dibakar
Satu orang warga tewas dan 13 orang lainnya mengalami luka berat dan ringan usai melakukan paha kemaha atau penetapan tapal