Pacitan Dilanda KLB Hepatitis A, 700-an Warga Terjangkit

Kabupaten Pacitan Saat Ini Dilanda KLB Hepatitis A, Sebanyak 700-an Warga Terjangkit

Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.com/Shutterstock
Ilustrasi 

Kabupaten Pacitan Saat Ini Dilanda KLB Hepatitis A, Sebanyak 700-an Warga Terjangkit

POS-KUPANG.COM | PACITAN - Pemerintah Kabupaten Pacitan menetapkan kejadian luar biasa ( KLB) menyusul temuan 700-an warganya terjangkit penyakit hepatitis A selama tiga pekan terakhir.

Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo yang dihubungi Kompas.com, Kamis ( 27 / 6 / 2019) sore membenarkan warganya yang menderita penyakit hepatitis A mencapai 700-an orang.

GREDU Bersama Global Wakaf - ACT Dalam Digitalisasi Pendidikan

"Laporan terakhir jumlahnya 700-an orang lebih. Ada yang masih anak-anak. Kasus terbanyak di Sudimoro," kata Yudi.

Yudi mengatakan jumlah penderitanya makin bertambah lantaran wabah hepatitis A mudah menular. Ia mencontohkan, warga yang sehat bisa tertular virus itu bila tidur satu kamar dengan penderita hepatitis A.

SMAN 1 Kupang Timur Masih Lowong 28 Kursi dari Sonasi PPDB

Penyebaran wabah hepatitis A di Pacitan sudah merambah di beberapa kecamatan sejak awal bulan Juni 2019.

Untuk itu, tim Pemkab Pacitan melakukan pencarian dan penyisiran warga yang terkena virus penyakit mematikan itu sehingga cepat tertangani.

"Kebanyakan ditemukan wilayah timur. Kalau di wilayah barat masih aman. Untuk tahun ini jumlah banyak. Tahun sebelumnya tidak sebanyak ini" kata Yudi.

Yudi mengatakan, susahnya warga mengakses air bersih juga menjadi salah satu penyebab mudahnya penularan virus hepatitis A.
Pasalnya, keterbatasan air bersih menjadikan banyak orang yang memanfaatkan sehingga bisa menjadi masalah kesehatan. Kondisi itu diperparah dengan cuaca dingin yang ekstrim sehingga memudahkan virus menular dari penderita ke warga lainnya.

Selain itu virus juga bisa menular lewat peralatan makan dan minum. Terhadap KLB itu, Yudi mengatakan Pemkab Pacitan melakukan penanganan serius terhadap kejadian luar biasa kasus hepatitis A di wilayahnya.

Tak hanya itu, Pemprov Jatim juga turun tangan ke lokasi membantu menangani kasus tersebut. "Pemerintah mengerahkan semuanya untuk menanggulangi wabah virus tersebut. Mudah-mudahan bisa tertangani baik," kata Yudi.

Selain itu, tim juga mengedukasi warga yang terjangkit agar tidak menggunakan peralatan makan secara bersama dengan warga yang masih sehat.

Selain itu, tidur tidak boleh bersama-sama dengan penderita. Yudi menceritakan, dirinya juga pernah terserang penyakit hepatitis A.

Namun, lantaran cepat terdeteksi dan tertangani maka penyembuhan tidak memakan waktu yang lama. Ditanya stok obat untuk penderita hepatitis A, Yudi memastikan obat-obatan masih tercukupi untuk 700-an penderita.

Sementara penanganannya dilakukan di puskesmas terdekat dan rumah sakit. (Kompas.com/Muhlis Al Alawi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KLB Hepatitis A di Pacitan, 700-an Warga Terjangkit",

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved