Pemilik Rumah di Kupang Cemas, Hawa Panas Misterius Keluar dari Lantai Rumah
Para Pemilik Rumah di Kupang Cemas, Hawa Panas Misterius Keluar dari Lantai Rumah
Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
Para Pemilik Rumah di Kupang Cemas, Hawa Panas Misterius Keluar dari Lantai Rumah
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemilik rumah di Kupang mengkau cemas akibat kejadian tak lazim yang dialami. Hawa panas misterius keluar dari bagian lantai keramik di dalam rumah tinggal yang terletak di Jalan Taebenu RT.01/RW.02 Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo Kota Kupang NTT.
Kejadian ini membuat seisi rumah keluarga Manase Laning (60) bingung dan cemas.
• BREAKING NEWS: Gelombang Tinggi di Laut Sawu Capi 4 Meter, Kapal Ferry Batal ke Ende dan Sabu
Kepada POS-KUPANG.COM di rumahnya pada Sabtu (15/6/2019) pagi, Manase mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan kejadian yang baru pertama kali dialaminya.
Ia berkisah, pertama kali merasa ada yang aneh saat ia bergegas dari kamar ke dapur pada Kamis (13/6/2019) sekira pukul 18.30 Wita. Saat melewati lorong yang menghubungkan rumah dan dapur, ia merasakan ada hawa panas pada lantai persis di sekitar pintu keluar.
• Setya Novanto Dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur Bogor, Simak Alasannya
Ia yang kaget kemudian menghubungi anaknya memberitahukan hal tersebut.
Saat anaknya, Herman Laning tiba di rumah, mereka kemudian memeriksa kondisi tersebut. Dan rupanya, hawa panas itu tidak hanya dirasakan di satu titik dalam rumah. Hawa itu dirasakan hampir di seluruh bagian lantai rumah hingga lantai teras.
"Panasnya itu seperti injak aspal waktu tengah hari, tidak tau berapa derajat tetapi panas sekali. Kalau simpan telapak tangan di lantai, sebelum 15 menit harus angkat," ungkap Manase.
Ia mengatakan, awalnya mereka berpikir soal adanya arus listrik dari dalam tanah sehingga mereka langsung melaporkan hal tersebut ke pihak PLN. Namun setelah diperiksa oleh petugas PLN, mereka mendapat informasi bahwa hal itu tidak berkaitan dengan aktivitas listrik dari sambungan listrik di rumah tersebut.
"Malam itu kita sempat matikan meteran listrik beberapa jam tetapi panas itu tidak hilang juga," katanya.
Oleh karena itu, lanjut Manase, pihak keluarga berinisiatif melaporkan hal aneh tersebut kepada pihak berwenang, baik pemerintah Kelurahan Liliba maupun polisi. Pihak keluarga juga telah melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Kota Kupang, Kantor SAR Kota Kupang, Dinas Pertunangan dan BMKG.
Ia mengatakan, hingga saat ini belum diketahui sumber panas tersebut, baik oleh BMKG dan pihak lain.
"Kami terus waspada dan menunggu pihak terkait memastikan panas tersebut," ujar Manase. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)