Stok BBM Menipis, Antrean Kendaraan Menumpuk Di SPBU Rada Mata, SBD
kebanyakan kendaraan yang datang antre mengisi BBM adalah kendaraan milik atau disewah para penjual BBM eceran.
Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
Stok BBM Menipis, Antrean Kendaraan Menumpuk Di SPBU Rada Mata, SBD
POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA--Antrean kendaraan sepeda motor dan mobil yang didominasi mobil pickup menumpuk di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Rada Mata di Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kamis (13/6/2019).
Kondisi itu terjadi selama sepekan terakhir ini. Tidak hanya terjadi di SPBU Rada Mata tetapi juga antrean kendaraan tersebut juga terjadi di SPBU di Taworara dan SPBU industri yang terletak dipinggir jalan raya menuju Pelabuhan Weekeloh, SBD.
Ridwan, Yati Kaka dan Ngongo Dappa yang ditemui pos kupang.com di SPBU Rada Mata dan SPBU di Jalan Weekeloh, Kamis (13/6/2019) pagi mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM karena harus rela antre berjam-jam lamanya.
• VIDEO: Ini 12 Tersangka Pelanggaran Pemilu Ende yang Dilimpahkan Bawaslu ke Kejari
• Pemda Ngada Dinilai Lemah Mengatur Pasar di Bajawa
• Hasyim Asyari: KPU Tak Akan Jawab Dalil Gugatan Prabowo yang Tak Relevan
Ketiganya mengaku, kebanyakan kendaraan yang datang antre mengisi BBM adalah kendaraan milik atau disewah para penjual BBM eceran.
setelah mengisi, lalu memindahkan BBM ke jerigen-jerigen yang telah disiapkan. Satu pickup biasa mengangkut hingga puluhan jerigen.
Biasanya berulangkali pula kendaraan tersebut keluar masuk mengisi BBM di SPBU itu tanpa merasa sedikitpun bersalah mengingat banyak warga membutuhkan BBM itu. Antrean itu terus saja hingga stok BBM habis.
Karena itu, ketiganya mendesak pemerintah daerah segera menertibkan para pedagang eceran BBM yang marak berjualan di Sumba Barat Daya. Hal itu demi menjaga keamanan dan ketertiban dan kelancaran pelayanan BBM di SBD. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)