Pengelola Hotel Bogor Janji Tidak Sediakan Tempat Prostitusi

Pengelola Hotel Bogor di Kota Maumere Janji Tidak Sediakan Tempat Prostitusi

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Sekretaris Dinas Satpol PP Sikka, Adeodatus Buang Da Cunha, Selasa (21/5/2019) di Rujab Bupati Sikka, Jalan El Tari, Kota Maumere, Pulau Flores. 

Pengelola Hotel Bogor di Kota Maumere Janji Tidak Sediakan Tempat Prostitusi

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Pengelola Hotel Bogor di Jalan Soegi Pranoto, Kota Maumere, Pulau Flores, Mukhmad Arie. M, yang mempekerjakan tujuh orang perempuan Pekerja Seks Komersial (PSK) membuat surat pernyataan kepada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sikka, Selasa (28/5/2019).

"Saya tidak akan melakukan praktek prostitusi atau menyediakan fasilitas untuk praktek prostitusi dan akan berusaha mencegah terjadinya pelanggaran kesusilaan dan pelanggaran hukum di Hotel Bogor," tulis Mukhmad Arie M, dalam suratnya diperoleh POS-KUPANG.COM, dari Sekretaris Dinas Satpol PP Sikka, Adeodatus Buang Da Cunha, Rabu (29/5/2019) di Maumere.

Pengamat Pertahanan dan Intelijen Ungkap Alasan 4 Tokoh Nasional Jadi Sasaran Pembunuhan

Surat pernyataan manajemen Hotel Bogor juga diketahui Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban Dinas Satpol PP Sikka, Akulinus, S.Sos, mengakui izin usaha hotel telah berakhir 13 Desember 2018. Selama belum ada perpanjangan izin baru dari pemerintah, pengelola hotel tidak akan melakukan aktivitas jasa penginapan.

KPI Ancam Hentikan Program Ramadhan yang Tak Patuh Imbauan, Ini Program yang Jadi Sorotan

"Pengakuan pengelola membenarkan selama ini Hotel Bogor menyediakan prostitusi. Pengelola menyediakan hotelnya untuk praktek prostitusi oleh PSK," tandas Buang da Cunha. (laporan wartawan pos-kupang.com,eginius mo'a)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved