Berita Pendidikan
STIM Kupang dan Aminef Gelar Talkshow Juga Sosialisasi Beasiswa ke Amerika Serikat
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Kupang bekerja sama dengan Aminef dan Fulbright menggelar Talkshow di kampus tersebut.
Penulis: Apolonia M Dhiu | Editor: Apolonia Matilde
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Apolonia Matilde Dhiu
POS-KUPANG.COM|KUPANG - Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Kupang bekerja sama dengan Aminef dan Fulbright menggelar Talkshow di kampus tersebut, Kamis (9/5/2019).
Tampil sebagai keynote speaker dalam Talkshow mahasiswa doktoral bidang antropologi di University of Chicago, Amerika Serikat, Rifadi Hakim.
Dengan dukungan dari Fulbright-Hays Doctoral Dissertation dan Wenner Gren Foundation, saat ini Rifadi sedang melakukan penelitian lapangan di Kupang dengan tema demokrasi, gender, dan budaya lisan.
• Meghan Markle Tak Punya Hak Asuh Anaknya Meski Sudah Habiskan Rp 14 M Sebelum Kelahiran
Talkshow ini mengusung tema 'Belajar Menghargai Keberagaman: Berbagi Ilmu di Indonesia, India, dan Amerika Serikat'.
Hadir dalam talkshow tersebut Ketua STIM Kupang, Adrianus Aluman, SE, MM, para mahasiswa STIM Kupang, para dosen dan alumni penerima beasiswa Amerika di Kupang.

Selain talkshow, Rifadi juga melakukan sosialisasi tentang program beasiswa yang dibiayai oleh Aminef dan Fulbright bagi para dosen dan mahasiswa STIM Kupang.
Rifadi Hakim kepada Pos Kupang usai kegiatan, mengatakan thema ini diangkat karena di Amerika Serikat budaya menulis adalah hal yang utama.
• Lelaki Ini Tembaki Jemaah Sholat Tarawih di Masjid di London
Rifadi mengatakan, dirinya melakukan riset tentang kehidupan perempuan di NTT untuk menulis disertasi doktoralnya.
Menurut Rifadi, dirinya melihat pergerakan perempuan di tingkat desa dan kelurahan bagaimana mereka bepartisipasi secara aktif dalam proses demokrasi dan menjadi orang yang dianggap pandai berbicara di depan umum dan menjadi pemimpin.
"Saya bermitra dengan Pondok Pergerakan di Kupang untuk melakukan penelitian di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang," katanya.
Sementara terkait program beasiswa Amerika Serikat dari Aminef dan Fulbright, Rifadi mengatakan, program Fulbrigth juga menjadi penyedia beasiswa untuk mahasiswa Indonesia yang akan mengenyam pendidikan S2, S3 maupun non gelar di universitas-universitas di Amerika Serikat.
• Eggi Sudjana Gugat Kepolisian Atas Penetapan Tersangka Terhadap Dirinya
Penyelenggaranya, katanya, adalah Aminef bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan Amerika.
"Mereka mengundang semua mahasiswa maupun praktisi di seluruh Indonesia untuk bisa mengenyam pendidikan di sana.
Prosesnya bersifat umum dan jika ada mahasiswa STIM Kupang yang berminat melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di AS, saya dengan senang hati memotivasi mereka mengirimkan lamaran," katanya.