Mantap! SMAS Katolik Fransiskus Boawae Tukar Mading dengan Seminari Mataloko
Mantap! SMAS Katolik Fransiskus Boawae Tukar Mading dengan Seminari Mataloko
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
Mantap! SMAS Katolik Fransiskus Boawae Tukar Mading dengan Seminari Mataloko
POS-KUPANG.COM | MBAY - Sekolah Menengah Atas Swasta SMAS ( SMAS) Katolik Fransiskus Xaverius Boawae di Kabupaten Nagekeo melakasanakan kegiatan Pertukaran Majalah Dinding (Mading) dengan SMAS Seminari Johanes Brachmans Mataloko Kabupaten Ngada.
Kepala SMAS Katolik Fransiskus Xaverius Boawae, Bruno Kewo, kepada POS KUPANG.COM, menjelaskan kegiatan pertukaran Mading kedua sekolah tersebut berlangsung di SMAS Katolik St. Fransiskus Xaverius Boawae, Senin (9/4/2019) diikuti pelajar dari Seminari Johanes Brachmans Mataloko sebanyak 5 orang ditambah 2 orang pendamping dan dari SMAS Katolik St.Fransiskus Xaverius Boawae 8 orang.
• Dinas Nakertrans Manggarai Timur Minta BPJS Ketenagakerjaan Hadir di Borong
Bruno mengatakan manfaat kegiatan itu untuk menambah wawasan kretivitas pengetahuan tentang tulis menulis bagi siswa-siswi.
"SMAS Seminari Joanes Brachmans Mataloko mempunyai banyak hal yang perlu ditiru oleh SMAS Katolik St.Fransiskus Xaverius Boawae dalam upaya meningkatkan prestasi siswa baik di bidang akademik maupun di bidang Ekstrakurikuler," ujar Bruno, Senin (15/4/2019).
• Songsong Akreditasi, SD Fatufeto 2 Kupang Gelar Workshop
Sementara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan pada SMAS Katolik St.Fransiskus Xaverius Boawae, Fransiskus Xaverius Remba, mengatakan kegiatan pertukaran Mading tersebut bertujuan pula melatih kreativitas siswa dalam berkarya dan mengembangkan potenwi siswa untuk menulis.
Selain itu melatih siswa menuangkan ide-ide kesan kegiatan.
"Kegiatan sangat bagus untuk menambah litarsi peberpikir dan mengembangan mading di sekolah",katanya.
Sementara Ketua OSIS SMAS Katolik St.Fransiskus Xaverius Boawae, Marno Lako, mengatakan kegiatan tersebut menambah wawasan dan pengetahuan menulis yang baik dan benar.
Marno mengaku lewat Mading dapat mengasah kemampuan, menuangkan ide serta memampu mengembangakan kemampuan bakat yang diminati siswa.
"Lewat pertukaran Mading dapat membagi refrensi menulis dan menjalin keakrabaan siswa dalam giat menulis,melupkan akspersi dalam diri siswa," papar Marno.
Ia berharap agar dengan adanya kegiatan pertukaran Mading tersebut dalam menambah wawasan siswa - siswi dan meningkatkan kreatifitas siswa dalam hal membaca dan menulis.
Ia juga mengaku dengan adanya Mading siswa-siswi dapat menambah motivasi untuk giat menulis. Karena banyak refrensi yang diperoleh. Wawasan bertambah dan tidak ketinggalan informasi. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Gordi Donofan)