BREAKING NEWS- DBD di Sumba Timur Masih Berkecamuk, Pasien Meninggal Bertambah

demam berdarah dangue (DBD) hingga saat ini masih juga tetap berkecamuk. Pasien meninggal karena DBD semakin bertambah.

BREAKING NEWS- DBD di Sumba Timur Masih Berkecamuk, Pasien Meninggal Bertambah
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Ilustrasi- Seorang pasien DBD sedang dirawat di RSU Imanuel Waingapu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU---Kasus demam berdarah dangue (DBD) hingga saat ini masih juga tetap berkecamuk. Pasien meninggal karena DBD semakin bertambah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh POS-KUPANG, Senin (15/4/2019) bahwa ada seorang pasien asal dari Napu, Kecamatan Haharu. Pasien itu meninggal saat menjalani penangan medis di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, Jumat (12/4/2019).

Direktur RSUD Umbu Rara Meha Waingapu Dr. Lely Harakai, M.Kes ketika dikonfirmasi POS-KUPANG. COM, melalui pesan WatsApp terkait Informasi itu, Senin (15/4/2019) membenarkan informasi itu bahwa seorang pasien DBD meninggal di RSUD, pasien itu bernama Mersi Padu Lemba asal Desa Napu, Kecamatan Haharu.

"Ia, betul pak,"tulis Dr. Lely di pesan WatsApp.

Dr. Lely juga mengatakan, pasien DBD yang ditangani pihak RSUD dari sejak tanggal 1 Januari 2019 sampai 13 April 2019 sudah 309 orang.

Persija Jakarta Raih Gelar Tim Fair Play, Jakmania Sabet Gelar Supporter Terbaik Piala Presiden

Dari total 309 pasien DBD ini jelas Dr. Lely, 12 orang pasien diantaranya nyawanya tak dapat tertolong alias meninggal dunia.

"Laporan DBD hari ini, total DBD 309 orang, yang meninggal 12 orang, yang masih dirawat 3 orang ,pasien baru 1 orang, pasien lama 2 orang. Pasien meninggal atas nama Mersi Padu Lemba, alamat Desa Napu, data tanggal 13,"tulis Dr. Lely di pesan WatsApp.

Dr. Lely juga mengungkapkan, untuk total kematian pasien DBD untuk sumba Timur sebanyak 17 orang.

"Data terakhir 17 ya?,"tulis Dr. Lely.

Sementara itu, direktur RSU Imanuel Waingapu, Dr. Danny Christian ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, senin (15/4/2019) menjelaskan total pasien DBD yang dirawat di RSU tersebut dari tanggal 1 Januari 2019 sampai dengan tanggal 15 April 2019 pasien DBD yang ditangani RSU Imanuel sebanyak 267 orang dan satu pasien diantaranya meninggal dunia.

"267 orang pasien. Pasien terakhir yang kita dapat kemarin 2 orang, sedangkan hari ini belum ada,"tulis Dr. Danny di pesan WatsApp.

Direktur RSK Lindimara Dr.Alhairani K.L.M.Mesa ketika dikonfirmasi POS-KUPANG. COM melalui pesan WatsApp, Senin (15/4/2019), juga mengatakan, total pasien DBD yang dirawat di RSK Lindimara terhitung dari tanggal 1 Januari 2019 sampai 15 April 2019 sebanyak 324 pasien.

Kata Dr. Alhairani, dari 324 pasien DBD yang ditangani itu, 4 pasien DBD diantaranya meninggal dunia.

"324 pak.Jumlah meninggal masih 4. Pasien baru hari ini 4 orang. Masih dirawat 7 termasuk yang 4 tadi,"tulis Dr.Alhairani di pesan WatsApp. (*)

dr.Lely Harakai, M.Kes
dr.Lely Harakai, M.Kes (robert ropo)
Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved