Mobil Jarang Dipakai Jangan Lupa Cek Kondisi Oli, Ini Efeknya

tentunya sistem pelumasan juga harus mendapatkan perhatian khusus. Apalagi mobil jarang dipakai, oli harus dicek sebelum memulai aktivitas, karena pe

Mobil Jarang Dipakai Jangan Lupa Cek Kondisi Oli, Ini Efeknya
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi mengganti oli mesin pada mobil LCGC 

POS KUPANG.COM -- Masyarakat jangan punya anggapan, bahwa mobil yang jarang di pakai tidak dilakukan pengecekan. Padahal, justru didiamkan begitu saja dapat menimbulkan efek buruk karena ada komponen yang harus selalu terjaga.

Selain mesin, tentunya sistem pelumasan juga harus mendapatkan perhatian khusus. Apalagi mobil jarang dipakai, oli harus dicek sebelum memulai aktivitas, karena pelumas itu sendiri memiliki tingkat viskositas.

"Jadi kalau sudah tidak dipakai lama sebaiknya di cek apakah olinya masih bagus atau tidak," ucap Deni Adrian, Kepala Bengkel Auto2000 Cibinong ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (11/4/2019).

Cara mengeceknya, kata Deni cukup mengangkat dipstick dan melihat oli yang menempel pada stik oli tersebut. Apabila tingat kekentalannya sudah tidak wajar dan juga warnanya hitam pekat sebaiknya langsung diganti saja.

"Meskipun belum mencapai kilometer atau waktu pergantian oli, jika kondisinya sudah seperti itu wajib diganti. Jika tidak pelumasannya menjadi tidak maksimal," ujar Deni.

Punya Mobil Matik ? Awas Jangan Sampai Lupa Ganti Oli Transmisi

Pertandingan Liga Inggris- Man United vs West Ham, Gol Penalti Pogba Menangkan Setan Merah

Setiap pabrikan sendiri, merekomendasikan pemilik mobil untuk mengganti oli mesin setiap enam bulan sekali atau kelipatan 10.000 km. Mana yang lebih dulu, kurang dari itu tentunya akan lebih baik pada kinerja pelumasan mesin.

"Ada juga yang mengganti setiap kelipatan 5.000 km, pastinya disesuaikan dengan tingkat menggunakan mobilnya itu sendiri saja," kata dia. *)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved