Kasus Korupsi Panwaslu Kota Kupang, Ance Divonis 3,6 Tahun

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Kupang menjatuhkan vonis putusan kepada terdakwa kasus kasus korupsi pada Panwaslu Kota

Kasus Korupsi Panwaslu Kota Kupang, Ance Divonis 3,6 Tahun
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Terdakwa kasus Korupsi Panwaslu Kupang Ance Kaborang saat berkonsultasi dengan kuasa hukumnya saat sidang korupsi kasus Panwaslu Kota Kupang tahun 2016-2017 di Pengadilan Tipikor Kupang beberapa waktu lalu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Kupang menjatuhkan vonis putusan kepada terdakwa kasus kasus korupsi  pada Panwaslu Kota Kupang, NTT, Jance Junike Kaborang alias Ance dengan hukuman penjara 3 tahun 6 bulan (42 bulan) dan denda sebesar Rp 50 juta.

Selain itu, terdakwa Ance juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 356 juta dengan subsider 1 bulan penjara.

Dalam sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Paula Da Silva Nino SH dengan didampingi hakim anggota Ibnu Kholiq SH dan Gustaf Marpaung SH di Pengadilan Tipikor Kelas 1A Kupang pada Kamis (11/4/2019),

terdakwa Jance Junike Kaborang dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 864.319.294 dalam kasus dana Pengawasan Pilkada Kota Kupang tahun anggaran 2016-2017.

Putusan majelis hakim tersebut jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum pada Kejari Kota Kupang Christopel Malaka dan Januar Bolitobi yang menuntut terdakwa Ance dengan tuntutan hukuman 6,6 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 200 juta subsidair 1 tahun kurungan penjara.

Polisi Harus Seperti Pelayan Restoran

“Menyatakan terdakwa Ance Kaborang selaku Pejabat Pembuat Komitmen saat itu pada Panwaslu Kota Kupang telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” ujar hakim ketua Paula Da Silva Nino saat membacakan amar putusannya di Pengadilan Tipikor Kelas 1A Kupang.

Ance dinyatakan terbukti melanggar pasal 2 jo pasal 18 ayat (1) Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sebelumnya, dalam surat tuntutan jaksa, menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan cara melawan hukum untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi yang mengakibatkan kerugian negara.

Dalam sidang putusan tersebut, terdakwa Jance Junike Kaborang alias Ance hadir tanpa didampingi kuasa hukumnya.

Sidang berlangsung tertib dan dihadiri oleh beberapa pengunjung yang merupakan kerabat dari terdakwa. (*)

 
 

Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved