Polisi Limpahkan Kasus Dana BOS SDI Liliba

Pihak penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus ( Ditreskrimsus ) Polda NTT melakukan tahap dua kasus Dana Bos Sekolah Dasar Inpres (SDI) Liliba

Polisi Limpahkan Kasus Dana BOS SDI Liliba
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Jules Abraham Abast 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pihak penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus ( Ditreskrimsus ) Polda NTT melakukan tahap dua kasus Dana Bos Sekolah Dasar Inpres (SDI) Liliba TA. 2017 dan 2018 triwulan I dan II ke Kejaksaan Tinggi Kupang.

Pelimpahan tahap dua oleh pihak kepolisian tersebut dilakukan pada Kamis (4/4/19) lalu.

Demikian disampaikan oleh Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/4/2019) sore.

Diduga Konsumsi Obat-obatan, Pencuri di Tanah Abang Masih Belum Sadarkan Diri

"Berkas Perkara telah dinyatakan P 21 berdasarkan Surat dari Kejaksaan Tinggi Kupang Nomor : B.373/P.357/Ft.1/04/2019, tanggal 02 April 2019 dengan Tersangka YPN (Bendahara Dana Bos SDI Liliba Tahun 2017 Triwulan I dan II), dan Berkas Perkara telah dinyatakan P 21 berdasarkan Surat dari Kejaksaan Tinggi Kupang Nomor : B.372/P.357/Ft.1/04/2019, tanggal 02 April 2019 dengan Tersangka RM (Kepala Sekolah SDI Liliba Tahun 2017 dan tahun 2018), dan telah dilakukan Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti pada tanggal 04 Maret Tahun 2019 di Kejaksaan Tinggi Kupang," katanya.

Bank Mandiri FC Juara Pertamina Trofeo Cup I

Kombes Pol Jules menjelaskan, keduanya dikenakan pasal 2 Ayat (1) dan pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 Ayat 1 Ke-1e KUH Pidana.

Dikatakannya, kedua tersangka telah melakukan Tindak Pidana Korupsi dengan cara me-markup harga dan markup volume barang serta melakukan pembelanjaan fiktif yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Akibat perbuatan kedua tersangka, merugikan keuangan negara sebesar Rp.149.622.181.

Lebih lanjut, barang bukti yang dilimpahkan ke Kejaksaan tinggi NTT oleh penyidik Ditreskrimsus Polda NTT diantaranya, dua Buah Dokumen Rencana Kerja Anggaran Sekolah Tahun 2017 dan 2018, Satu Buah Box Dokumen Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Dana BOS SDI Liliba Triwulan I, II, III dan IV Tahun 2017, Satu Buah Box Dokumen Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Dana BOS SDI Liliba Triwulan I, dan II Tahun 2018 dan Uang sebesar Rp 50.000.000. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved