Berita Ekonomi Bisnis

BPR TLM Hadirkan Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Bank Perkreditan Rakyat atau BPR Tanaoba Lais Manekat TLM memiliki banyak produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

BPR TLM Hadirkan Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat
POS-KUPANG.COM/AMBUGA LAMAWURAN
Gubernur ntt Viktor Laiskodat sedang memberikan sambutan dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Bank TLM di aula Bank TLM, Jalan Ahmad Yani No.43, Kota Kupang, Jumat (1/2/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tanaoba Lais Manekat (TLM) memiliki banyak produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Saat ini aset BPR TLM Rp 221 miliar, dengan laba Rp 5,4 miliar dan kredit bermasalah 1,6 persen.

"Kita masih jadi yang terbesar di NTT karena punya keunggulan di bidang SDM dan membutuhkan keteguhan hati. Karena bekerja di NTT tantangan terberat yaitu faktor budaya. Saya yakin BPR bisa terus berkembang," tutur Direktur Utama BPR TLM, Robert Fanggidae, dalam sambutannya saat perayaan ulang tahun ke-11 BPR TLM di Kantor BPR TLM, Kupang, Jumat (1/2/2019).

Wujudkan Mimpi NTT Bangkit, Viktor Laiskodat : Perlu 500 Ribu Anak Muda Bergerak

Komunitas Motor Bajawa Trail Community Lakukan Free Style Motor saat Millenial Festival

Robert mengatakan, terbaru dari BPR TLM yaitu lolos dari peraturan OJK yang mewajibkan rasio kecukupan modal 12 persen dan mampu mengumpulkan dana Rp 7,6 miliar dalam waktu empat bulan.

BPR TLM juga, kata Robert, sudah delapan kali berturut-turut terpilih sebagai BPR terbaik nasional.

"Semua itu karena rencana Tuhan yang diikuti dengan manajerial yang benar," ujarnya sambil menambahkan modal awal Rp 1,5 miliar namun per 31 Desember 2018 modal sudah mencapai Rp 221 miliar.

Ini suatu tantangan bagi kami, hingga harus terus mengembangkan berbagai program. Sejak awal kami sudah terapkan tabungan bebas biaya administrasi.

Kemudian banyak kegiatan yang dilakukan dalam mendukung gereja. Misalnya lomba paduan suara, penghijauan dan lainnya. Kami sudah pernah menghadirkan beberapa penyanyi dalam kegiatan rohani, seperti Asmirandah. Tahun ini rencananya akan dihadirkan penyanyi Judika.

BPR TLM juga tengah membangun kerja sama dengan para UMKM dalam pengelolaan kelor untuk menjawab tantangan dan peluang dari gubernur NTT.

Dia mengungkapkan, berdirinya BPR TLM ini merupakan salah satu dari lima cita-cita GMIT.

Cita-cita tersebut yakni mendirikan Universitas Kristen Artha Wacana, mendirikan lembaga pemberdayaan ekonomi, yakni Alfa Omega di Tarus, mendirikan BPR TLM, membenahi Yupenkris dan telah mendirikan RSIA di SoE-TTS. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved