Berita Internasional

Serangan Bom Mobil ! Delapan Anggota Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas

Serangan bom mobil atas konvoi gubernur Provinsi Logar, di bagian selatan Afghanistan, menewaskan sedikitnya delapan anggota pasukan keamanan negara

Serangan Bom  Mobil  !  Delapan Anggota Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas
(Reuters/ANT)
Aparat keamanan anti-teror bersiaga di tempat kejadian perkara ledakan bom berdaya ledak tinggi di salah satu pusat Ibu Kota Afghanistan, Kabul, pada Rabu (31/5/2017). 

POS KUPANG.COM -  Serangan bom mobil atas konvoi gubernur Provinsi Logar, di bagian selatan Afghanistan, menewaskan sedikitnya delapan anggota pasukan keamanan negara itu pada Ahad pagi tetapi kepala intel tingkat provinsi selamat tanpa cedera, kata para pejabat setempat.

Shahpoor Ahmadzai, juru bicara Kepolisian Provinsi Logar, mengatakan pembom meledakkan mobil yang berisi bahan peledak dekat konvoi gubernur di jalan bebas hambatan utama antara Logar dan Kabul, ibu kota Afghanistan.

"Dalam serangan itu 10 orang lainnya luka-luka, dan jumlah korban mungkin meningkat" kata Ahmadzai, dengan menambahkan bahwa kepala intelijen provinsi Afghanistan juga berada dalam konvoi tersebut tetapi tidak cedera.

Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban, mengatakan dalam pernyataan bahwa kelompok itu bertanggung jawab atas ledakan tersebut dan sejumlah besar anggota pasukan khusus Afghanistan terbunuh atau cedera.

Warga Flores NTT Ikut Jadi Korban Kapal Motor Tenggelam di Kapuas Hulu

Logar, yang terletak sekitar 75 kilometer dari Kabul, dikenal sebagai pintu gerbang strategis ke ibu kota dan rentan atas serangan-serangan karena kehadiran Taliban di sebagian besar kawasan provinsi tersebut.

Kelompok militan itu meningkatkan serangan-serangan di provinsi-provinsi strategis dalam beberapa bulan belakangan dan bertujuan mengusir pasukan asing, menggulingkan pemerintah dukungan Barat dan memulihkan versi mereka dalam menerapkan hukum Islam yang keras, bahkan sementara pembicaraan perdamaian berlangsung dengan Amerika Serikat, demikian Reuters. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved