Berita NTT Terkini
Harga Cargo Naik, Pemilik Kampoeng Tenun Alor Tidak Takut Pembeli 'Lari'
Kenaikkan harga cargo pesawat kini mendapatkan respon dari Esther Abolia Henuk, pemilik Kampoeng Tenun Alor.
Penulis: Lamawuran | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kenaikkan harga cargo pesawat kini mendapatkan respon dari Esther Abolia Henuk, pemilik Kampoeng Tenun Alor.
Bagi Esther, kenaikkan harga itu tidak membuat dirinya takut. "Saya tidak takut pembeli lari," katanya kepada POS-KUPANG.COM, Senin (21/1/2019).
Kenaikkan harga cargo itu bagi beberapa orang akan berpengaruh terhadap harga barang yang mereka pasarkan.
• Dihadang Banjir Besar, Camat Nagawutun Tertahan di Kali Waima
"Tetapi selama ini, kami biasa buat perjanjian, pembeli yang bayar ongkos pengiriman," jelasnya.
Sehingga, katanya, kalaupun harga cargo dinaikkan, para langganan pasti sudah memahami itu.
Kenaikkan harga itu, katanya, mungkin berpengaruh terhadap aktivitas-aktivitas yang selama ini dilakukannya.
• Hakim Kabulkan Gugatan Praperadilan Tersangka Kasus Korupsi Proyek Embung di TTU
Esther bercerita sering mengikuti pameran-pameran di Jakarta, ataupun event lain yang disponsori Bank Indonesia.
"Pengaruhnya mungkin pada jumlah barang yang kita bawa. Karena kita pergi pasti bawa banyak barang. Kita belum tahu pemasukan kita, tapi sudah ada biaya besar yang sudah kita keluarkan," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran)