Berita Kabupaten Ende

Bupati Marsel Tantang Guru Kimia Untuk Jadikan Sebagai Pelajaran Mengasyikan

tantangan ini dia berikan kepada guru kimia, mengingat berdasarkan pengalaman mata pelajaran kimia menjadi mata pelajaran yang sulit dan ditakuti

Bupati Marsel Tantang Guru Kimia Untuk Jadikan Sebagai Pelajaran Mengasyikan
POS KUPANG/ROMOALDUS PIUS
Para guru kimia sedang mengikuti kegiatan work shop, Minggu (20/1/2019). 

POS-KUPANG.COM|ENDE--Bupati Ende, Ir. Marselinus Y . W. Petu memberikan tantangan kepada guru kimia untuk menjadikan Mata pelajaran Kimia sebagai mata pelajaran yang mengasyikkan.

Hal tersebut dikatakan Bupati Ende, Ir Marselinus Y. W. Petu dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kornelis Wara, S. Sos dihadapan para Guru Kimia se-provinsi NTT yang mengikuti Workshop Pembelajaran Abad 21, berbasis Praktikum Bagi Guru SMA/MA/ SMAK/SMTK/SMK se-provinsi provinsi NTT yang berlangsung di SMAK Frateran Ndao Ende, Sabtu(19/1/19).

Menurut Bupati Marsel, tantangan ini dia berikan kepada guru kimia, mengingat berdasarkan pengalaman mata pelajaran kimia menjadi mata pelajaran yang sulit dan ditakuti oleh sebagian besar peserta didik.

"Kita harus akui kalau mata pelajaran kimia jadi mata pelajaran yang dirasakan sulit dan ditakutkan oleh peserta didik. Oleh karena itu saya tantang kalian para guru Kimia untuk bisa jadikan mata pelajaran kimia jadi mata pelajaran yang asyik dan menyenangkan" kata Bupati Marsel.

Penduduk Ende Yang Belum Merekam E-KTP Sebanyak 17.893

Pesan Haru Doddy Sudrajat Kepada Putrinya, Vanessa Angel yang Jadi Tersangka Prostitusi Online

Orang yang Suka Selfie Punya 8 Motif Tersembunyi Ini, Kamu Tipe yang Mana?

Bupati Marsel meminta kepada peserta workshop agar dapat menjadikan momen workshop ini sebagai wahana untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi terbaik terkait persoalan yang dihadapi selama ini dalam memberikan materi pelajaran kimia, sehingga saatnya Kimia akan menjadi pelajaran yang menyenangkan untuk diikuti peserta didik.

Ketua Panitia Ahmad Abubakar S.Pd yang juga merupakan guru Kimia pada SMA. Negeri I Ende, saat menyampaikan laporan kegiatan mengatakan, kegiatan Workshop ini dilaksanakan mengingat tidak semua bahan Kimia bisa didapat dan tersedia di laboratorium kimia, apalagi daerah NTT sangat jauh dari toko bahan-bahan kimia sehingga diperlukan inovasi dari para guru kimia untuk melakukan praktikum dengan bahan Kimia yang mudah didapat.

Disamping itu kegiatan ini juga demikian Ahmad Abubakar untuk menjembatani kesenjangan yang selama ini terjadi di NTT, sehingga belajar Kimia tidak hanya teori semata.

Jalan Ruteng-Reo Kabupaten Manggarai Longsor, Pemilik Lahan Setuju Tanahnya Digusur

Nenek Lyudmila R, Pakai Gergaji Listrik Mutilasi Tubuh Putranya hingga 70 Bagian. Kok Bebas?

Soal Perjalanan Dinas, Yucun Lepa : Itu Salah satu Tupoksi DPRD

Ahmad juga mengatakan bahwa sebenarnya bahan-bahan untuk praktek kimia tidaklah sulit yang terpenting adalah para guru mau belajar karena bahan kimia juga bisa diambil dari apa yang ada di kehidupan sehari-hari.

Uga Patria selaku pembicara dalam work shop mengatakan ada anggapan yang mengatakan bahwa guru bukan orang pintar namun menjadikan orang-orang menjadi pintar adalah salah karena bagaimanapun seorang guru haruslah orang pintar sebelum menjadikan orang lain menjadi pintar.

Untuk menjadi pintar maka seorang guru harus banyak belajar. Belajar tidak saja lewat bangku sekolah namun juga dalam kehidupan sehari-hari.

Guru kimia juga harus bisa menjadikan pelajaran kimia mengasyikan bukan malahan menjadikanya terkesan menjadi momok menakutkan bagi para siswa.

KEJI! Gara gara Mahar, Pengantin Baru Dirudapaksa Ayah Mertua. Iparnya Rekam Adegan Ranjang

Tapaleuk : Gara -gara Doi Parkir

Empat Pejabat Dishub Di-nonjob-kan, Jefri : Bila Perlu Diberhentikan dari PNS

Pelaksanaan work shop berlangsung selama dua hari dari Sabtu (19/1/2019) hingga Minggu (20/1/2019) diikuti oleh 98 orang guru kimia dari seluruh sekolah SMA di Provinsi NTT.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved