Berita Kabupaten Manggarai Barat

Dinyatakan Gejala DBD, Hasil Pemeriksaan Tidak Ditemukan. Anak Ini Akhirnya Meninggal Dunia

murid kelas satu SDK Roe itu oleh petugas medis di Puskesmas, dinyatakan mengalami gejala DBD karena terdapat bintik-bintik merah

Dinyatakan Gejala DBD, Hasil Pemeriksaan Tidak Ditemukan. Anak Ini Akhirnya Meninggal Dunia
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Suasana di rumah duka, Sabtu (19/1/2019) 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Mariano Julio Saputra (6) meninggal dunia, Sabtu (19/1/2019) pagi jam 4.30 Wita, setelah sebelumnya dinyatakan mengalami gejala DBD.

Dia meninggal dunia di rumahnya di Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Pada tanggal 7 Januari 2019 lalu, Julio dihantar ke Puskesmas Rekas di kecamatan itu oleh orang tuanya karena panas tinggi.

Anak tunggal murid kelas satu SDK Roe itu oleh petugas medis di Puskesmas, dinyatakan mengalami gejala DBD karena terdapat bintik-bintik merah dan panas tinggi.

Selanjutnya anak itu dirujuk ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo dan dilakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan tidak ditemukan serangan DBD tetapi anak ini sempat dirawat selama dua hari dan dua malam.

Setelah itu dokter mengizinkan anak ini pulang ke rumahnya tetapi harus datang lagi untuk mengecek perkembangan kesehatannya.

Capres Prabowo Puji Tampilan Puan Maharani, Puan Langsung Beraksi Begini

Warga Sikka Anggap Bripka Safrul Sebagai Pahlawan, Gendong Orang Sakit Seberangi Sungai

Laiskodat : Orang yang Pungut Sampah Itu Terhormat Tapi Kalau yang Buang Sampah Itu Tidak Terhormat

Pada Hari Selasa (15/1/2019) Julio dihantar lagi ke rumah sakit karena malam harinya mengalami panas tinggi.

"Sampai di rumah sakit dokter bilang ada gangguan tulang belakang karena kakinya tiba-tiba tidak bisa jalan. Waktu itu juga sempat ronsen dan ambil cairan untuk chek tulang belakang," kata Maria Kurnia Melia Sairin, ibu kandung Julio.

Ibunya ditemui di rumah duka, Sabtu siang itu.

Setelah bawa kedua kalinya ke rumah Sakit Siloam, Julio dirawat lagi sekitar dua hari.

Pada Hari Kamis (17/1/2019), Julio pulang kembali ke rumahnya di Roe dan rencananya akan dirawat lagi ke rumah sakit di Ruteng.

Namun naas, pagi Hari Sabtu itu Julio menghembuskan nafas terakhir di rumahnya.

Jasadnya dibawa ke Rahong, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved