Berita Kabupaten TTU

Progres Pekerjaan Program Berarti Dua Desa Di TTU Capai 80 Hingga 90 Persen

Progres pelaksanaan pekerjaan program bedah rumah tidak layak huni atau program Berarti pada dua desa yakni Desa Tunbase dan Supun di Kabupaten Timor

Progres Pekerjaan Program Berarti Dua Desa Di TTU Capai 80 Hingga 90 Persen
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Plt Kepala Dinas PRKPP Kabupaten TTU, Anton Kapitan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Progres pelaksanaan pekerjaan program bedah rumah tidak layak huni atau program Berarti pada dua desa yakni Desa Tunbase dan Supun di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus meningkat.

Jika sebelum pelaksanaan natal yakni tepatnya pada tanggal 20 Desember 2018, progresnya baru mencapai 70 persen, kini progres pengerjaannya telah mencapai sekira 80 sampai 90 persen.

Pernyataan itu disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten TTU, Anton Kapitan kepada Pos Kupang, Selasa (30/10/2018).

Menghilang’  Dua  Bulan  Lebih!  Kasi  Keuangan dan Aset  Desa PMD Disanksi Berat

Selingkuh dengan Mahasiswinya, Begini Aktivitas DR LL di Politani Negeri Kupang

Dijelaskannya, sebelum pelaksanaan perayaan natal yakni pada tanggal 20 Desember 2018, progres pekerjaan program berarti untuk kategori rumah dengan rusak ringan telah sampai pada proses pengecatan dinding rumah.

Sedangkan rumah untuk kategori rusak sedang, tambah Antonius, progresnya telah mencapai pada proses acian dan plesteran pada dinding rumah. Sementara untuk rumah kategori rusak sedang telah mencapai pengerjaan rangka atap rumah.

"Jadi selang waktu dari tanggal 20 Desember sampai dengan saat ini tentu sudah lakukan pengerjaan atapnya. Jadi progres sampai dengan saat ini sekitar 80 sampai dengan 90 persen," kata Antonius.

Antonius menabahkan, progres pekerjaan program berarti yang dilakukan oleh masyarakat di dua desa tersebut termasuk cepat. Hal itu karena didukung dengan ketersediaan bahan bangunan sudah ada ditempat.

"Apalagi bahan bangunan semuanya sudah ada ditempat, sehingga kita sangat yakin bahwa progresnya pasti mencapai angka 80 sampai dengan 90 persen," ujarnya.

Antonius juga berharap, agar seluruh masyarakat penerima manfaat dari program berarti tersebut dapat lebih semangat untuk merampungkan seluruh pekerjaan yang belum diselesaikan sampai tuntas.

Dengan secepatnya terselesaikannya pengerjaan program berarti tersebut, ucap Antonius, maka masyarakat yang menjadi penerima manfaat juga cepat untuk dapat tinggal dirumah yang lebih nyaman dari sebelumnya.

"Kita berharap mereka tetap semangat untuk merampungkan pekerjaan yang sehingga mereka juga dapat tinggal dirumah mereka masing-masing," ungkapnya. (*

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved