Berita Kota Kupang Terkini

Minggu Pertama Awal Tahun, Sudah 8 Kasus DBD di Kota Kupang

Sampai dengan tanggal 9 Januari 2019, tercatat sudah 8 (delapan) kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Kota Kupang.

Minggu Pertama Awal Tahun, Sudah 8 Kasus DBD di Kota Kupang
ISTIMEWA
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. Ari Wijana 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sampai dengan tanggal 9 Januari 2019, tercatat sudah 8 (delapan) kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Kota Kupang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. Ari Wijana mengatakan, pada awal tahun biasanya kasus DBD ini kerap terjadi.

"Saat ini kita lagi monitoring. Sudah ada delapan kasus DBD di bulan Januari ini," katanya kepasa POS-KUPANG.COM ketika dihubungi, Rabu (9/1/2019).

Pemkab Nagekeo Siapkan Air Minum Gratis di Kota Mbay

Dikatakan, jumlah ini lebih sedikit bila dibandingkan dengan data pada awal tahun 2018.

"Kita bandingkan. Tahun lalu minggu pertama sudah 17 kasus. Sekarang lebih baik," jelasnya.

Surat Kapten Kapal, SAR Maumere Tidak Evakuasi ABK Tanker Ocean

Karena itu, dia sangat berharap agar masyarakat lebih gencar lagi menjaga kebersihan diri maupun lingkungan.

Ari Wijana mengatakan sekitar 12 rumah sakit di Kota Provinsi NTT ini telah bekerja sama baik rumah sakit negeri maupun swasta.

"Kalau di Kota Kupang ada 12 rumah sakit, baik negeri maupun swasta. Semuanya kerja sama dengan BPJS," katanya, Rabu (9/1/2019).

Memang, ujarnya, sempat beredar kabar bahwa rumah sakit yang tidak terakreditasi tidak bisa melakukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

"Tapi kan sudah ada klarifikasi. Bahwa bagi rumah sakit yang belum terakreditasi bisa meminta surat keterangan dari Kementerian untuk bisa bekerja sama dengan BPJS," terangnya.

Di Kota Kupang, kata dr. Ari, ada 12 (dua belas) rumah sakit yang sedang berproses untuk akreditasi.

"Sedangkan hasil akreditasi di kelas apa, tidak semuanya sudah tahu. Contohnya Johannes kelas Paripurna. Kemudian Bayangkhara itu kelas Dasar, RS Kota kelas Dasar, dan sebagainya," jelasnya.

Sehingga, sambungnya, dinamika yang terjadi di Kota Kupang, kerja sama BPJS Kesehatan dan RS tetap berlangsung.

"Dari ke-12 RS itu semua sudah kerja sama, termasuk RS TNI Polri," jelasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran)

Penulis: Lamawuran
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved