Berita Kota Kupang Terkini

Kasdam IV Diponegoro : NTT Sudah Seperti Kampung Halaman Saya yang Kedua

Kasdam IV Diponegoro Semarang mengatakan bahwa NTT sudah seperti kampung halaman kedua baginya dan keluarga.

Kasdam IV Diponegoro : NTT Sudah Seperti Kampung Halaman Saya yang Kedua
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Mantan Danrem 161 Wira Sakti Kupang yang kini menjabat Kasdam IV Diponegoro Semarang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa saat upacara pedang pora dan pelepasan perwira Korem 161 Wira Sakti di Makorem pada Selasa (8/1/2019) sore. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa yang menjabat Kasdam IV Diponegoro Semarang mengatakan bahwa NTT sudah seperti kampung halaman kedua baginya dan keluarga. Selama kurun waktu dua tahun ia bertugas sebagai orang nomor satu di satuan Korem 161 / Wira Sakti Kupang hingga resmi digantikan oleh Brigjen Syaiful Rahman pada Senin (7/1/2018) kemarin, ia merasakan kesan yang luar biasa indah dan mempesona.

 “Kesan saya banyak selama dua tahun bertugas di NTT, tetapi  kesimpulannya NTT itu indah dan mempesona. NTT bagi saya sudah menjadi seperti kampung halaman saya yang kedua,” ujar Brigjen Teguh kepada POS-KUPANG.COM usai Acara tradisi pelepasan perwira Korem 161 Wira Sakti yang dilangsungkan di Aula Sudirman Korem 161 Wira Sakti Kupang pada Selasa (8/1/2018) sore.

Usai Sertijab di Denpasar, Danrem 161 Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman Disambut Natoni

 Saat itu, Brigjen TNI Teguh didampingi oleh Danrem 161 Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman sebelum melanjutkan acara pelepasan dan penghormatan pedang pora atau payung tombak TNI.

 Kepada media, Brigjen Teguh menuturkan apa yang telah dibuatnya selama dua tahun pengabdiannya di Bumi Flobamora tentu masih terdapat kekurangan sehingga harapannya dapat dilanjutkan oleh pejabat Danrem yang baru menggantikannya.

Rektor Undana Kupang Paparkan LTMPT Sebagai Penyelenggara SNMPTN dan SBMPTN 2019

 “Pesan saya intinya apapun yang saya lakukan di sini tetap masih ada kekurangan. Saya sebagai manusia biasa pasti banyak khilaf dan banyak salah juga, sehingga beberapa kegiatan Korem yang dilakukan pun belum optimal, nanti akan dilanjutkan oleh Brigjen Syaiful, terutama hal yang prinsip dalam  kaitannya dengan membantu pemerintah daerah dalam kaitannya dengan menjaga stabilitas keamanan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur perwira yang pernah menjabat Wadanjen Kopassus ini.

 Ia menjelaskan bahwa membantu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sudah menjadi bagian dari tugas pokok TNI yang mana termasuk operasi militer selain perang dan ini diatur dalam undang-undang TNI.

 “Nah pemerintah daerah, apa yang dibantu, ya meningkat kan kesejahteraan, menjaga keamanan, berkolaborasi dengan stakeholder terkait lainnya seperti Polda, Lantamal, Lanud, Kejati, harus selalu kita sinergi untuk menjaga agar NTT tetap aman dan sejahtera,” lanjutnya.

 Lebih jauh ia juga menyinggung terutama program pemerintah Provinsi NTT yang didesain dan diproyeksikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 Program untuk memanfaatkan pemberdayaan garam yang agar dapat menjadi komoditas nasional dimana NTT diharapkan dapat menjadi lumbung garam yang ada di Indonesia menurutnya harus didukung.

 “Paling tidak beliau (Gubernur Viktor) bercita cita bahwa 25 % kebutuhan garam Indonesia disediakan oleh NTT, dan pasti bahwa masyarakat yang bekerja di bidang itu juga akan meningkat kesejahteraannya,” tambah Brigjen Teguh.

 Selain itu, ada program lain seperti program budidaya kelor, pembangunan infrastruktur, pengembangan pariwisata juga menurutnya berpotensi akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT.

 “Program program itu akan meningkatkan kesejahteraan dan akan dioptimalkan, tentunya kita Korem punya kewajiban mendukung,” pungkasnya.

 Brigjen Teguh akan melanjutkan tugas sebagai Kasdam IV Diponegoro Semarang usai menyelesaikan seluruh rangkaian prosesi kemiliteran di Korem 161 Wira Sakti Kupang. Serah terima jabatan sendiri telah dilaksanakan pada Senin (7/1/2018) di Makodam IX Udayana Denpasar.

 Dalam prosesi pedang pora yang berlangsung di Makorem 161 Kupang, tampak seluruh keluarga besar Korem memberi penghormatan dan menyalami Brigjen Teguh dan isteri di sepanjang jalan dari Aula Sudirman hingga gerbang keluar Makorem.

 Ada suasana haru namun tetap terbalut kekeluargaan saat Brigjen Teguh akan meninggalkan Makorem. Ia masih menyalami dan berbincang dengan anggota pasukan jaga bersenjata, demikian pula dengan seorang anggota yang berdinas di pos jaga. Ia lalu memeluk para pejabat utama yang mengantar hingga ke gerbang sembari memberi pesan dan berkelakar. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved