Berita Kabupaten Manggarai Barat

Gempa di Labuan Bajo, Petugas di Bawaslu Mabar Berhamburan

Gempa berlangsung cepat dan akhirnya situasi berlangsung normal dan aktivitas warga berjalan seperti biasa.

Gempa di Labuan Bajo, Petugas di Bawaslu Mabar Berhamburan
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Petugas Bawaslu Mabar berada di luar kantor setelah gempa, lalu masuk kembali dan beraktivitas seperti biasa. 

 POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Gempa bumi di Labuan Bajo pada Hari Senin (7/1/2019) membuat petugas Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat(Mabar) dan wartawan yang sedang berada di kantor itu berhamburan lari ke luar.

Demikian juga di beberapa kantor lainnya sempat terjadi kepanikan namun tidak berlangsung lama.

Gempa berlangsung cepat dan akhirnya situasi berlangsung normal dan aktivitas warga berjalan seperti biasa.

"Tadi saat gempa, saya juga lari ke luar kantor. Gempa berlangsung cepat dan setelah itu pekerjaan berlangsung normal lagi, berlangsung seperti biasa," kata seorang pekerja swasta di Labuan Bajo, Anita Lia.

Tidak ada kerusakan serius pada sejumlah fasilitas umum akibat gempa tersebut hari itu.

Hasil analisis BMKG, gempa bumi tektonik itu terjadi pada pukul 10.48.31 WIB wilayah Laut Flores.

Gempa bumi tersebut berkekuatan M=5.0, yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=4.9.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,13 LS dan 119,87 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 40 km arah utara Kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 45 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

Anda Wajib Tahu 9 Kode Rahasia WhatsApp

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Laut Flores ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme mekanisme pergerakan dari struktur sesar mendatar oblique.

Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Labuan Bajo dan Bima dalam skala intensitas II-III MMI, dan di daerah Ruteng pada skala I-II MMI.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.(Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved