Berita Kabupaten Ngada

Ini Penjelasan Kasat Reskrim Polres Ngada !  Penemuan Mayat di Malanuza

etelah petugas mendapat informasi, petugas melakukan persiapan lalu berangkat ke TKP dan saat petugas tiba di TKP, TKP sudah tidak asli lagi karena

Ini Penjelasan Kasat Reskrim Polres Ngada !  Penemuan Mayat di Malanuza
pos kupang.com/gordi donafan
Suasana di TKP penemuan mayat di Malanuza Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada, Jumat (21/12/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA --Kasat Reskrim Polres Ngada Iptu Anggoro C. Wibowo, S.I.K, menjelaskan, Jumat (21/12/2018) sekira jam 17.00 wita, bertempat di belakang rumah (kebun) milik Kristian Moti, tepatnya dibawah rumpun pohon pisang yang beralamat di Malanuza, Desa Malanuaza, Kecamatan. Golewa, Kabupaten Ngada telah ditemukan sesosok mayat dengan identitas Yakobu Bate (52) seorang Provos Pol.PP Kabupaten Ngada dari Malanuza.

Iptu Anggoro mengatakan setelah petugas mendapat informasi, petugas melakukan persiapan lalu berangkat ke TKP dan saat petugas tiba di TKP, TKP sudah tidak asli lagi karena pihak keluarga dan banyak warga sudah mengelilingi mayat jarak sekitar 1/2 (setengah) meter, lalu petugas dengan segera mengamankan TKP.

Petugas menghubungi petugas medis setempat dan petugas mengumpulkan informasi, setelah itu jenazah di bawa ke RSUD Bajawa didampingi petugas medis dan petugas kepolisian untuk dilakukan Visum.

Ia mengatakan informasi yang didapat dari keterangan saksi Kristianus Moti (44) yang juga adik kandung dari Yakobus Bate menyebutkan, Jumat ( 21/12/2018) sekira jam 08.30 wita, saksi yang pada saat itu berada di rumah mantunya saudara Markus Abe di Malanuza, mendapat telepon dari istri saksi Sari Abe.

Bahwa istri dari korban Katarina Meo, memberitahukan bahwa Yakobus Bate dari tadi malam pergi latihan menyayi belum pulang sampai dengan sekarang. Lalu saksi menelepon korban berulang - ulang kali panggilan masuk namun tidak diangkat, lalu saksi mencari korban di rumah - rumah tempat korban biasa bermain namun saksi tidak menemukan korban, lalu saksi dan Hanis sempat mencari korban di Kampung Kuwujawa, Desa Malanuza I, Kec. Golewa, Kab. Ngada namun tidak menemukan korban.

"Sekira jam 14.00 wita saksi tidak lagi melanjutkan mencari korban melainkan saksi pergi ke kebun saksi di Hobotoda. Sekira jam 16.30 wita saksi pulang kerumah lalu bertemu dengan istri saksi lalu saksi bertanya " bagaimana suda ketemu ka'KOBUS ? " lalu istri saksi menjawab " belum, masih pergi berdoa di pendoa " lalu saksi bertanya lagi " tadi malam dia dari mana "

lalu istri saksi menjawab " bilangnya tadi malam pergi latihan menyanyi tapi sampai sekarang belum pulang, mendengar hal terbut saksi firasat tidak enak lalu saksi melakukan pencarian di sekitar rumah saksi ke arah kebun di belakang rumah saksi, pada saat melakukan pencarian di sekitar kebun,

saksi melihat ke arah depan ada daun keladi/rose yang merunduk seperti pernah dilewati orang lalu saksi berjalan melewati arah keladi/rose tersebut, lalu saksi melihat ke arah depan tepatnya di bawah rumpun pisang ada kaki manusia lalu saksi mendekat dan melihat korban Yakobus Bate alias Kobus dalam posisi tergeletak atau tertidur di atas tanah dengan wajah dan badan kearah atas, lalu saksi memukul

bagian perut saudara Yakobus Bate Als KOBUS sambil memanggil ka'KOBUS.. ka'KOBUS. " namun tidak ada jawaban, lalu saksi melihat - lihat ternyata Kobus sudah tidak bernyawa lagi lalu saksi teriak menangis kemudian datanglah keluarga dan banyak warga ke lokasi TKP penemuan jenazah tersebut," ungkap Iptu Anggoro, kepada POS KUPANG.COM, Minggu (23/12/2018).

Halaman
12
Penulis: Apolonia Matilde
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved