Berita NTT Terkini

Hari Korupsi Sedunia ! Puluhan Pegawai Kanwil Dirjen Perbendaharaan NTT Bagikan Bingkisan

pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Provinsi NTT membagikan bingkisan kepada para pengguna jalan di lampu lalu lintas patung Kira

Penulis: Gecio Viana | Editor: Ferry Ndoen
Pos Kupang.com/Gecio Viana
Suasana aksi pembagian bingkisan dari pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Provinsi NTT membagikan bingkisan kepada para pengguna jalan di lampu lalu lintas patung Kirab Jl Frans Seda Kelurahan Oebobo, Kota Kupang, Jumat (14/12/2018) pagi. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dalam rangka menyambut hari Korupsi Sedunia, puluhan pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Provinsi NTT membagikan bingkisan kepada para pengguna jalan di lampu lalu lintas patung Kirab Jl Frans Seda Kelurahan Oebobo, Kota Kupang, Jumat (14/12/2018) pagi.

Bingkisan tersebut diberikan kepada para pengendara kendaraan bermotor baik roda dua dan roda empat saat lampu lalulintas berwarna merah.

Mereka mengenakan baju kaos berwarna biru tua serta membawa satu baliho bertuliskan 'Anti Korupsi Jati Diri Kami'.

Mereka terlihat bersemangat walaupun matahari cukup terik dan asap kendaraan. Menggunakan pengeras suara dari megaphone, seorang peserta aksi, Nur arif Wuryanto mengungkapkan permohonan maaf karena sedikit mengganggu jalannya aktivitas.

Ende Tuan Rumah Pra PON Sepakbola Tahun 2019

BREAKING NEWS - Belasan Rumah di Kelurahan Matawai-Kota Waingapu Terendam Banjir

Ia menjelaskan maksud aksi yang dilakukan pihaknya adalah untuk memperingati hari anti Korupsi Sedunia kepada para pengguna jalan.

Kepada POS-KUPANG.COM, Nur arif Wuryanto yang juga Kabid Supervisi KPPN dan Kepatutan Internal Kanwil direktorat jendral perbendaharaan Provinsi NTT mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam momentum hari Anti Korupsi Sedunia, dia mengajak seluruh lapisan untuk tidak melakukan tindakan korupsi maupun gratifikasi yang sangat merugikan bagi negara dan lebih khususnya masyarakat Indonesia.

Dirinya berharap, kegiatan yang dilakukan pihaknya dapat menginspirasi elemen lainnya untuk intensif dalam memberantas korupsi dan memberikan penyadaran kepada masyarakat umum lebih khususnya untuk aparatur pemerintah untuk tidak melakukan korupsi.

"Apa yang kami lakukan bisa diikuti oleh seluruh institusi, lembaga pemerintah maupun para penyedia barang dan jasa untuk selalu berusaha menghindarkan praktik-praktik korupsi dari pelaksanaan pemerintahan," katanya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Direktorat Jendral Perbendaharaan Provinsi NTT, Lydia Kurniawati Christyana kepada POS-KUPANG.COM di sela-sela aksi mengatakan, melalui kegiatan tersebut pihaknya mengedukasi masyarakat tentang korupsi.

"Jadi kita membagikan sedikit bingkisan yang di situ ada info yang kita tulis bahwa 'Korupsi itu bukan berkat yang baik untuk keluarga kita. Mari kita stop korupsi, korupsi itu menghancurkan negeri," jelasnya.

Ia menjelaskan, untuk tidak korupsi, dimulai dari diri masing-masing dimana menanamkan anti korupsi dari dalam diri.

Selain itu, para pemimpin daerah harus memberikan contoh kepada masyarakat untuk tidak melakukan korupsi.

"Jadi dengan pemimpin-pemimpin itu menerapkan anti korupsi maka rakyatnya akan juga mengikuti, tetapi yang kita lihat sekarang fenomenanya adalah banyak kepala daerah yang malahan memberi contoh yang tidak baik atau menjadi koruptor," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved