Berita Kota Kupang

Pemuda Katolik Sebagai Bagian Integral Dari NKRI

Pemuda Katolik adalah organisasi yang mencetak manusia atau kader oleh karena itu, kegiatan hari ini dimulai dengan semina

Pemuda Katolik Sebagai Bagian Integral Dari NKRI
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Foto bersama usai konferensi pers dalam rangka penyelenggaraan Kongres ke-17 Pemuda Katolik di Swiss-Belinn hotel, Kota Kupang, Kamis (6/12/2018). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Ketua Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Katolik, dr. Karolin Margret Natasa mengatakan, pemuda katolik merupakan satu bagian integral dan tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sehingga secara bersama-sama memikirkan dan memajukan bangsa.

Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam seminar nasional sebagai agenda pembuka kongres Pemuda Katolik XVII di Swiss-Belinn Hotel, Kota Kupang, NTT, Jumat (7/12/2018)

Dia menjelaskan, Kongres Pemuda Katolik XVII dibuka dengan seminar nasional bertema 'Mewujudkan Peran dan Kepemimpinan Pemuda Dalam Memajukan Kesejahteraan Umum' dimaksudkan untuk menambah wawasan dan pengetahuan dari para peserta kongres.

"Pemuda Katolik adalah organisasi yang mencetak manusia atau kader oleh karena itu, kegiatan hari ini dimulai dengan seminar," katanya.

"Pemuda Katolik merupakan satu organisasi yang didirikan sejak Indonesia merdeka sejak tahun 1945 dan merupakan salah satu organisasi yang memiliki sejarah yang panjang, oleh karena itulah kita memiliki tugas untuk melanjutkan sejarah itu sampai kapanpun selama Republik Indonesia masih ada," tegasnya.

Selain itu, ia juga mengatakan, kongres tersebut telah dipersiapkan dengan baik selama kurang lebih tiga tahun terakhir berkat usaha dan kerja kolektif dari struktur organisasi yang ada.

"Kehadiran kita dalam kongres di Kota Kupang mungkin 2-3 hari tetapi proses yang terjadi di Komda NTT sudah berlangsung sekitar 3 tahun karena saya dan teman-teman Pengurus Pusat Pemuda Katolik memiliki semangat agar kita sungguh-sungguh punya pasukan yang siap untuk memajukan Indonesia," ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Komda NTT dimana telah melakukan perluasan struktur organisasi sehingga saat ini Komda NTT memiliki 14 Komcab di NTT.

Pastor Moderator Pemuda Katolik Komda NTT, Romo Maxi Un Bria dalam sambutannya mengatakan, masyarakat memandang kehadiran gereja dari seluruh aktivitas Pemuda Katolik karena itu gereja dari waktu ke waktu memanggil dan juga mengutus Pemuda Katolik untuk terus hadir di dalam negara bermitra dengan negara sebagai bagian dari non state actor yang terus bergerak bersama gereja dan negara untuk berpihak serta memperjuangkan kepentingan banyak orang yang disebut pro Bonum publico, untuk kepentingan umum

"Sampai hari ini Pemuda Katolik tetap eksis dan menegaskan diri dan menurut hemat kami apa yang terjadi hari ini, besok dan lusa bagian integral dari upaya Pemuda Katolik menghadirkan diri di dalam negara kesatuan Republik Indonesia untuk memberikan warna dan kontribusi bagi pembangunan Indonesia umumnya dan juga pembangunan gereja di mana gereja juga hadir sebagai bagian dari negara Republik Indonesia," ungkapnya.

Dia berharap, para peserta Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik merasa bergembira bersukacita di kota Kupang karena, lanjut Romo Maxi, Kota Kupang adalah kota toleransi.

"Semua orang yang datang ke sini memang harus mengalami kegembiraan dan senantiasa tersenyum mengikuti proses ini sampai selesai dan saya lihat panitia pelaksana sudah berusaha maksimal untuk menghadirkan kegembiraan itu," jelasnya

Ia juga menjelaskan, pihaknya serta gereja dalam hal ini Keuskupan Agung Kupang selama ini telah saling berkoordinasi dan membangun konsolidasi untuk mensukseskan Kongres Pemuda Katolik XVII

"Dari tempat ini saya mengucapkan selamat berkongres selamat mengalami persaudaraan sejati di kota Kupang dan doa kami semoga kongres ini akan berjalan sukses lancar dan menghasilkan buah-buah kegembiraan yang kontributif bagi percepatan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan juga di Indonesia umumnya," katanya.

Sementara itu, hadir sebagai pemateri dalam seminar nasional tersebut yakni Staf Khusus Menteri ESDM RI Bidang Polhukam, Irjen Pol (Purn) Drs. E. Widyo Sunaryo, Mantan gubernur NTT, Frans Lebu Raya, Dewan Pembina Pemuda Katolik, Franki Sibarani dan Staf Khusus Presiden RI, Goris Mere.

Hadir dalam seminar nasional para peserta Kongres Pemuda Katolik XVII, mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) di Kota Kupang dan Para tamu Undangan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved