Berita Kota Kupang Terkini

GenBI dan Komunitas Giat Sampah Bersih-bersih di Pantai Oesapa

GenBI regional NTT dari Undana menggandeng Walhi NTT dan 14 komunitas lainnya melakukan Gerakan Kota Kupang Bersih.

GenBI dan Komunitas Giat Sampah Bersih-bersih di Pantai Oesapa
POS-KUPANG.COM/Adiana Ahmad
GenBI NTT dan 14 komunitas di Kota Kupabg bersih-bersih di Pantai Oesapa, Minggu (25/11/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Generasi Baru Indonesia (GenBI) regional NTT dari Universitas Nusa Cendana menggandeng Lembaga Swadaya Masyarakat, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) NTT dan 14 komunitas lainnya melakukan Gerakan Kota Kupang Bersih.

Kegiatan yang bertempat di Pantai Warna-warni,Oesapa salah satu icon Pariwisata di Provinsi NTT itu merupakan tindak lanjut dari Program Bersih Indonesia.

Kegiatan yang mengusung tema Mewujudkan Aksi 'Cinta Indonesia, Bersih Indonesia' melibatkan 250 peserta.

Baca: 17 Kelurahan di Kabupaten Kupang Bakal Dapat Dana Rp 6 Miliar

Demikian siaran pers GenBI Regional NTT yang diterima POS-KUPANG.COM, Selasa (27/11/2018).

Pembina GenBl NTT, Hendrianus Paulus Asa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu perwujudan tanggung jawab moral, sosial dan intelektual mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia yang tergabung dalam wadah Generasi Baru Indonesia (GenBI) serta peran Genbi sebagai Change agent dan Pengerakan Perubahan.

Baca: Polda Metro Jaya Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Rocky Gerung Terkait Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Gerakan Kota Kupang Bersih juga, kata Hendrianus, mendukung Kupang, Green & Clean (KGC) dan Masyarakat Sadar Inflasi Tahun 2018 yang telah dicanangkan oleh Walikota Kupang serta mendukung kebijakan Gubernur NTT untuk mengurangi sampah plastik di Kota Kupang dan Provinsi NTT.

Adapun dua pokok kegiatan yang dilaksanakan yaitu pembersihan area pesisir pantai warna-warni Oesapa, pembagian tong-tong sampah di area pantai warna-warni Oesapa serta Sosialisasi cara menanggulangi sampah yang dibawakan oleh Direktur Walhi NTT, Umbu Wulang.

Hendrianus mengatakan, di sela-sela acara, peserta disuguhi kudapan pangan lokal khas NTT sebagai bentuk kepedulian melestarikan budaya.

Ketua pelaksana, Kenneth Sabandar dalam sambutannya, mengatakan, pembersihan lebih difokuskan pada daerah pantai karena pantai merupakan salah satu lokasi wisata populer yang ada di Kupang. Namun, tingkat kebersihan pantai masih sangat rendah.

Halaman
123
Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved