Berita Kota Kupang Terkini

Gubernur Laiskodat Minta Lulusan PNK Tahan Banting dengan Tantangan di Dunia Kerja

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, para lulusan PNK harus tahan banting dengan tantangan di dunia kerja

Gubernur Laiskodat Minta Lulusan PNK Tahan Banting dengan Tantangan di Dunia Kerja
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Para wisudawan Politeknik Negeri Kupang, Kamis (22/11/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya mengatakan, para lulusan diharapkan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan bagi sesama dan menjadi lulusan yang dapat 'tahan banting' dengan tantangan di dunia kerja dan di tengah masyarakat

"Di dalam penelitian-penelitian, intelektual bukan satu-satunya yang membuat manusia berhasil dalam hidupnya. Ketahanan dalam tekanan. Banyak orang yang pintar tetapi saat ada masalah ia berhenti dan give up (menyerah). Dan saya harapkan adik-adik yang hari ini diwisuda dihadiri oleh gubernur dan Orangtua yang ada itu tidak boleh menyerah dalam menghadapi tantangan dilapangkan," jelasnya disambut tepuk tangan para peserta saat Dies natalis XIV dan Wisuda Sarjana Terapan dan ahli Madya Politeknik Negeri Kupang (PNK), Kamis (22/11/2018).

Baca: Suara Merdu Aldi Sooi Buat Direktur PNK Menitikan Air Mata

Menurutnya, tidak ada orang miskin di dunia ini. Yang ada hanyalah tidak mampu dan memampukan diri dan memotivasikan diri untuk menjadi yang terbaik.

"Hari ini kita melihat ada banyak lulusan terbaik tetapi juga harus dibuktikan kemampuannya di lapangan. Saya tidak termasuk yang tidak lulus yang terbaik tapi saya menemukan diri saya, tetapi saya menemukan diri saya menjadi pejuang-pejuang yang terbaik," ungkapnya.

Baca: Atasi Stunting, Bupati Anton Alokasikan Dana APBD 2019 Rp 300 Juta Setiap Kelurahan

Selaku Gubernur Provinsi NTT, lanjut Viktor, ia mengaku bangga memiliki sarjana terapan yang dihasilkan dari PNK yang nantinya akan membangun NTT keluar dari kesulitan-kesulitan dan bersama membangun NTT ke arah yang lebih maju.

"Kita membutuhkan sarjana-sarjana terapan yang bukan saja memiliki kemampuan intelektual tetapi daya tahan dan perjuangan di lapangan," katanya. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved