Berita Kabupaten Sikka

Hebatnya Pencuri Laptop, Sempat Makan Nasi di Kos Dokter

GS (19), pelaku pencurian laptop dan HP di kamar kos dokter Jalan Litbang, Kota Maumere, Pulau Flores,Propinsi NTT

Hebatnya  Pencuri  Laptop,  Sempat Makan Nasi di  Kos Dokter
POS KUPANG/EUGENIUS MOA
Pelaku pencurian GS (baju kuning) hadir dalam jumpa pers digelar Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang, S.IK, (kanan) di Mapolres Sikka, Jumat (16/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius Mo’a

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--- GS  (19),  pelaku pencurian laptop  dan  HP di  kamar  kos  dokter  Jalan Litbang,  Kota Maumere, Pulau   Flores,Propinsi NTT, Kamis   (15/11/2018) pukul  02.00  Wita bisa  leluasa menjalankan aksinya. 

Menemukan sisa makanan nasi  di dalam  magic com dan  ikan di atas meja, GS tertarik  mengambil  nasi,  ikan dan memakannya. Usai  makan, ia   menuju  kamar  tidur  mengambil    laptop dan    HP  tanpa disadari  oleh pemiliknya.

Baca: Penampilan Nia Ramadhani Saat Menghadiri di Ulang Tahun Aburizal Bakrie!

Baca: 5 Langkah Praktis Atasi Kebiasaan Suami yang Ketahuan Selingkuh

“Saya  lapar  sekali, saya  lihat ada nasi. Saya sendok  taruh di  piring lalu  saya  makan di luar kamar. Piring  kotor saya  taruh di luar kamar,  lalu  saya  masuk   kamar dan  ambil  laptop dengan tas  kemudian  keluar lewat jendela,” kisah   GS  kepada  wartawan Jumat  (16/11/2018).

Ketika  keluar dari  kamar kos itu,  GS mengakui   sempat masuk di salah satu kios  mengambil  lima buah roti dan minuman ale-ale.  Ia  pergi  dari lokasi mengamankan  barang  curianya.

Pada   Kamis  malam,  GS  juga  mengaku mencuri  pakaian  rombengan alias  pakaian  di Pasar  Alok, Kota Maumere.

“Saya hanya ambil satu  (helai)  dan pakai.  Tapi  bajunya sudah robek  kemarin,”   ujarnya.

GS datang  dari Kampung Waipukang, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten  Lembata  sejak dua  tahun  silam  telah beberapa  kali melakukan pencurian. Ia  pernah  mencuri sebuah  HP  di salah  satu rumah di sebelah atas Pasar Alok.  

Semuanya  barang curian, diakui  GS    dijual  murah  dan uangnya  digunakan  membeli  makan dan minum.

“Laptop, saya  jual Rp  500  ribu sampai  Rp 1,8 juta.Uang  saya  pake buat makan,”  akui  GS.(*)

 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved