Berita Kabupatem TTS

Belum Balik Nama dan Urus Plat Kuning, Empat Unit Mobil Pick "Dikandangkan" Di Dinas Perhubungan TTS

Ke empat unit mobil pick up ini belum bisa diserahkan ke Bumdes karena terkendala biaya balik nama dan plat mobil.

Belum Balik Nama dan Urus Plat Kuning, Empat Unit Mobil Pick
POS KUPANG/DION KOTA
Yulius Taneo

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,  Dion Kota.

POS-KUPANG.COM|SOE – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten TTS, Yulius Taneo mengatakan, empat unit mobil pick up yang diperuntukkan untuk Bumdes masih "dikandangkan" di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten TTS. Padahal, mobil ini merupakan pengadaan tahun 2016 yang merupakan bantuan pemerintah pusat.

Ke empat unit mobil pick up ini belum bisa diserahkan ke Bumdes karena terkendala biaya balik nama dan plat mobil.

Sebelum diserahkan kepada Bumdes, Pemda Kabupaten diharus membalik nama mobil tersebut serta membuat mobil tersebut menjadi plat kuning. Namun sayangnya, hingga saat ini, pemda TTS belum mengalokasikan anggaran untuk balik nama dan pembuatan plat kuning.

Baca: Tim Pemenangan Jokowi -Maruf di Mabar Konsolidasi Perdana di Labuan Bajo

Baca: Menghilang Seminggu Warga Wolowaru Ini Ditemukan Tinggal Tongkorak

Baca: Nae Soi Resmikan Resto Kelor di Taman Dedari

Baca: Pasangan Suami Istri Tewas Dalam Jurang, Barang Ini Yang Bisa Ungkap Faktanya

" Saya masuk ke dinas perhubungan, anggaran 2018 sudah diketok dan item untuk biaya balik nama dan pembuatan plat untuk empat mobil pick up ini tidak masuk. Saya sudah usaha usulkan di perubahan 2018, tetapi karena adanya defisit maka sehingga belum bisa diakomudir. Targetnya di APBD 2019 baru akan dialokasikan," ungkap Yulius.

Di tahun 2018, sebenarnya pemerintah pusat telah menyiapkan14 unit mobil pick up yang diperuntukkan untuk Bumdes di Kabupaten TTS. Tetapi, karena pihak Pemda tak mampu melengkapi persyaratan administrasi guna pengajuan untuk mendapatkan mobil bantuan tersebut, akhirnya mobil tersebut tak jadi dikirim ke Kabupaten TTS.

Pasalnya, salah satu syarat untuk mendapatkan bantuan mobil pick up tersebut adalah Surat Keputusan Bupati untuk penunjukan 14 Bumdes penerima sasaran. Namun hingga Bupati Paul Mella memundurkan diri SK Bupati tak kunjung dibuat.

" Saya sudah koordinasi dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa ( BPMD) dan Bupati TTS guna mengeluarkan SK penunjukan 14 Bumdes penerima sasaran, tetapi hingga beliu (Bupati Paul Mella) memundurkan diri SK tersebut tak pernah dibuat. Karena tidak ada SK saya tidak berani mengajukan proposal untuk bantuan mobil pick up tersebut," jelas Yulius (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved