Berita NTT

Pengadaan Rompi! DPRD NTT Sebut Sebagai Shock Terapi

Rompi itu bukan untuk menakut-nakuti ASN tetapi kami melihat sebagai Shock Terapi bagi semua ASN

Pengadaan Rompi!  DPRD NTT Sebut Sebagai Shock Terapi
POS KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Rompi bagi ASN Lingkup Pemprov NTT yang disiapkan oleh Biro Umum. Rompi berwarna orange ini bertuliskan " SAYA TIDAK DISIPLIN". 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG -- "Kita dukung pengadaan rompi oleh Biro Umum Setda NTT. Rompi itu bukan untuk menakut-nakuti ASN tetapi kami melihat sebagai Shock Terapi bagi semua ASN,".

Hal ini disampaikan Ketua Komisi I DPRD NTT, Drs. Kasintus Proklamasi Ebu Tho ketika ditemui di Gedung DPRD NTT, Jumat (2/11/2018).

Baca: Walikota Akui Kota Kupang Masih Gelap Gulita dan Genangan Banjir Dimana-mana

Menurut Ebu Tho, dengan pengadaan rompi orange itu maka bisa dilihat sebagai shock terapi agar ASN lebih disiplin dari segi waktu dan kinerja.

"Tentu ini soal pola kerja saja, sehingga ada perubahan pola kerja dari ASN. Rompi itu bagi saya merupakan sebagai signal atau peringatan bagi aparat untuk‎ memperhatikan soal disiplin," kata Ebu Tho.

Dia menjelaskan, pengadaan rompi itu sebenarnya bukan menjadi ancaman bagi ASN, melainkan untuk memberi peringatan sehingga ASN dapat meningkatkan kinerja dan disiplin dalam bekerja.

"Kita dukung upaya itu, karena bagaimana juga ASN adalah pelayanan bagi masyarakat tentu harus disiplin," katanya.

Dia mengatakan,DPRD juga perlu ada rompi untuk melihat tingkat kedisiplinan anggota dewan. "Saya kira kita di DPRD juga perlu ada rompi, sehingga ketika tidak disiplin, maka segera pakai rompi!" ujarnya.

Dikatakan, jika tindakan itu sudah diterapkan maka diharapkan bisa diterapkan bukan saja di lingkup Pemprov NTT saja ‎, melainkan sampai di jajaran pemerintahan paling rendah, yakni di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.

"Disiplin ini bukan saja ASN tapi harus kita semua, tentu dimulai dari ASN. Kami dukung upaya itu dan setuju untuk diterapkan," ujarnya.

Sedangkan soal e-absensi, Ebu Tho juga mengatakan, pihaknya mendukung pula hal tersebut. "Saat ini merupakan era digital dan semua bisa dilakukan secara elektronik. Karena itu kalau bisa dilakukan secara online, tentu lebih efektif dan efisien," katanya. (*).

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved